80 Siswa-siswi SLTA Kabupaten Pasaman Ikuti Pelatihan Kader Anti Narkoba.

TABLOIDBIJAK.COM (Pasaman)—–Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pasaman merekrut 80 siswa-siswi tingkat SLTA sederajat se-Kabupaten Pasaman untuk menjadi kader anti narkoba.

Kepala Kesbangpol Pasaman, Aprisal di Linjuang Tonang, Kecamatan Lubuk Sikaping, Minggu (15/3) mengatakan,”bahwa saat ini Kesbangpol merekrut siswa-siswi tingkat SLTA se-Pasaman untuk dijadikan Satgas kader anti narkoba. “Ini kita lakukan untuk mengantisipasi peredaran gelap narkoba di Kabupaten Pasaman, “ujarnya.

“Para kader anti narkoba yang kita rekrut akan diberikan pelatihan dan pengetahuan tentang jenis-jenis narkoba yang ada. Kita juga telah mendatangkan narasumber dari BNN Kabupaten Pasaman Barat, Kapolres Pasaman, pihak Kesbang Pol dan Ulama untuk memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba kepada kader kita,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Pasaman telah mempunyai komitmen tegas, serta kesungguhan dalam menahan laju agresifitas ancaman narkoba di Kabupaten Pasaman.

Disampaikan,sebuah bangsa akan hancur jika generasi mudanya rusak.Generasi muda akan rusak,jika semua pihak tidak mampu melakukan pengasuhan dan bimbingan dalam aspek spiritual,nilai dan prilaku keagamaan yang setinggi-tingginya, kepribadian,pikiran maupun prilaku mereka semua”, ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Pasaman AKBP Hendri Yahya mengapresiasi pembentukan kader anti narkoba di daerah ini yang telah digagas Kesbangpol Pasaman.

Kapolres Hendri Yahya menjelaskan penanggulangan narkoba tidak dapat diatasi oleh individu tetapi harus melibatkan semua unsur, mengingat narkoba sudah menjadi wabah bagi masyarakat.

Untuk itu,ia mengajak semua pihak atau stakeholder terutama para pemuda dan lain-lain yang hadir untuk terlibat dalam penanggulangan masalah peredaran narkoba.(Fauzan)