3.000 Personel dari Berbagai Unsur di Pasaman Disiagakan Hadapi Bencana Alam

TABLOIDBIJAK.COM (pasaman)—–Sebanyak 3.000 personel dari berbagai unsur di Kabupaten Pasaman disiagakan untuk menghadapi bencana alam. Mengingat daerah ini rawan akan bencana banjir, tanah longsor maupun gempa bumi.

Atos Pratama Wakil Bupati Pasaman mengatakan, bahwa pihaknya bersama TNI/Polri serta unsur pendukung lainnya dari pemerintahan disiap siagakan menghadapi bencana di Kabupaten itu. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan saat terjadi bencana alam.

“Ada 3.000 personel yang kita siagakan dalam rangka menghadapi bencana disini. Itu sudah kita sampaikan saat gelar apel besar kesiapsiagaan bencana dan Operasi Aman Nusa II, kemarin,” ujar Atos Pratama (14/1/2020).

Ditambahkannya, ribuan personel itu,terdiri atas satuan Polres Pasaman, Kodim 0305, TRC BPBD, Satpol PP dan Damkar, Dinas Pangan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Kesehatan, Tagana Dinas Sosial dan Dinas Perhubungan.

“Personel gabungan ini untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana. Apalagi kondisi cuaca saat ini sedang tidak menentu sehingga perlu ada langkah antisipasi guna menghadapi ancaman bencana alam yang bisa saja terjadi setiap saat,” ungkap Atos.

Wilayah Pasaman, kata dia, sangat rawan terhadap bencana alam. Seperti, tanah longsor, banjir dan gempa bumi sekalipun. Bahkan, baru-baru ini sejumlah kecamatan dan nagari dilanda banjir dan tanah longsor.

“Kita sama-sama ketahui sekarang curah hujan semakin tinggi. Kita termasuk yang rawan longsor dan banjir, ini dalam rangka menyamankan visi misi dan komunikasi antar unsur dan satuan,” katanya.

Atos mengungkapkan, bila bencana terjadi tim gabungan langsung melakukan pergerakan ke lokasi bencana. Mereka akan bergerak melakukan evakuasi dan penanganan lainnya.

“Begitu bencana tiba dapat dilaksanakan dan ditangani secepatnya oleh personel gabungan ini,”pungkasnya (Fauzan)