Catatan Ajo Amir Tentang Hendra Aswara Anak Muda Bersahaja Dalam Memimpin

ntuk Lingkungan Pemkab Padang Pariaman, mungkin tidak ada yang tidak kenal dengan anak muda yang satu ini. Nama lengkapnya, Hendra Aswara, SSTP, MM. Sejak diangkat menjadi CPNS tahun 1999 dengan golongan (II/a).

Karirirnya, terus menanjak, sejak dipercaya sebagai pemimpin, dimana saja memangku jabatan, Hendra Aswara disenangi oleh bawahanya. Termasuk pablikpun juga senang melihat senyum manisnya, apabila berjumpa dengan audiennya.

Ketika penulis mencoba mampir ke Kantor Inspektorat Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (23/6/2020), tanpa diduga Hendra Aswara, sedang duduk di ruangan Sekretarisnya Heri Sugiarto. Tidak ingat dari mana awal pembicaraan tidak terasa sudah berlalu saja waktu satu jam.

Diskusi atau ngobrol dengan Hendra Aswara, berkisar tentang kiatnya sebagai pemimpin. Karena dimana saja diberikan memimpin kantor yang dipimpinnya, terlihat hidup suasananya. Mungkin tidak banyak pejabat yang bisa meniru kiat Hendra, dalam memimpin.

Kata Hendra sebagai Leader itu, gampang-gampang susah. Sedih rasanya ketika kita diamanatkan menjadi seorang leader, anggota yang kita pimpin tidak menghargai kita. Namun Hendra menjadi pemimpin mempunyai target. Sebelum target tercapai tentu kita harus memacu pekerjaan yang sedang dikerjakan.

“Misalkan ada pekerjaan yang belum selesai. Kalau perlu kita ajak anggota semua untuk menyelesaikan sampai tuntas, sekalipun kita bergadang di kantor, bersama-sama,” ujar Hendra sambil menyyunggingkan senyumnya.

Anak muda yang punya segudang prestasi dalam memimpin ini, pernah menjadi Ajudan Wakil Bupati Padang Pariaman (2005-2009). Ketika dipercaya menjadi Kabag Humas Pemda Padang Pariaman (2012-206), disitu mulai terlihat gaya Hendra sebagai pemimpin yang disenangi baik oleh staf, maupun oleh wartawan yang mangkal di Pemkab Padang Pariaman.

Habis dari Kabag Humas Hendara dipercaya menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (2017-2019). Setelah itu dimutasi menjadi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (2019-2019. Artinya, Hendra tidak cukuptahun di Dinas Sosial, Hendra mendapatkan kepercayaan lagi sebagai Kepala Inspektu Kabupaten Padang Pariaman sampai sekarang.

Alumni Magister Manajemen UNP Padang Tahun 2009 ini, sudah mempunyai serangkaian perjalanan ke luar negeri dalam rangka menimba pengalaman di negara-negara maju, seperti Studi lapangan peningkatan produksi pertanian di Malaysia Tahun 2011.Masih dalam tahun 2011,  Hendra diberikan juga kepercayaan untuk Studi lapangan mengenai peningkatan produksi Pertanian di Thailand.

Tidak lama berselang Hendra diberangkatlagi ke Singapura, dalam rangka Studi Lapangan menegenai Pemasaran dan Perdagangan Produk Pertanian yaitu masih tahun 2011. Nampaknya tahun 2011, bagi Hendra merupakan tahun keberuntungan, masih dalam daam tahun itu juga Hendra diberangkatkan lagi untuk Studi Lapangan mengenai rute Penerbangan Padang-Singapura di Singapura.

Terakhir ke luar negeri pada tahun 2018, Studi Lapangan mengenai Promosi Investasi dan Industri Kecil Menengah di Brunai Darussalam.

Bapak dari tiga orang ini punya prinsip dalam hidup, beriktiar, berusaha, berdo’a. Kalau semua sudah dilakukan tidak juga tercapai, artinya kita harus pasrah dengan takdir yang dieberikan oleh Allah SWT. “Tetapi tidak boleh cepat menyerah dan pasrah sebelum kita berbuat,” tukas Hendra yang diamini oleh Sekretarisnya Heri Sugiarto.  Kini Hendra telah mempunyai golongan (IV/b) terhitung sejak tahun 2019.(**)