Pemko Sawahlunto Alokasikan Rp 800 Juta Rehab Jembatan Silo

SAWAHLUNTO TABLOIDBIJAK.COM
Pekerjaan rehab jembatan Silo di Kelurahan Saringan, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat akan dikerjakan tahun ini dengan nilai pekerjaan Rp 800 juta.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Sawahlunto Maizir didampingi Kepala Seksi Penataan Bina Marga (BM) Abadi Palusia mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan kelengkapan dokumen pelelangan pekerjaan tersebut untuk diserahkan ke Unit Layalannan Pelelangan (ULP) Pemko Sawahlunto.

Jembatan kereta api Saringan memiliki panjang 59 meter dan lebar 3,5 meter akan dilapisi beli plat sehingga dapat dilalui oleh kendaraan dengan kapasitas maksimal 10 ton.

” Hasil uji lab forensik Universitas Andalas menyatakan konstruksi pondasi jembatan kereta api peninggalan Belanda itu masih layak digunakan oleh kendaraan dengan kapasitas maksimal 10 ton,” ujar Abadi Palusia di Sawahlunto, Kamis (13/2/2020).

Dijelaskannya, pekerjaan rehab jembatan Silo tidak akan merubah bentuk asli dari konstruksi jembatan. Papan – papan kayu yang biasa digunakan sebagai lantai jembatan, lanjutnya, seluruhnya akan diganti dengan besi plat berukuran 8 inchi.

” Karena termasuk benda cagar budaya, kita tidak bisa merubah bentuk asli dari jembatan itu. Nantinya, plat besi itu akan kita perkokoh dibawahnya,” imbuhnya.

Jembatan Silo merupakan salah satu jalan alternatif bila terjadi penutupan jalan apabila ada kegiatan Pemko di pusat kota. Renovasi jembatan Saringan sangat dibutuhkan masyarakat, selain menjadi jalan menuju pasar Sawahlunto juga sangat menunjang perekonomian warga sekitar.