Marsanova Andesra dan Arsi Medes Bicara, Izin Tambang Perlu di Kaji Ulang

Limapuluh Kota – Terkait pemberitan masalah tambang – tambang yang di duga ilegal maupun legal

Baca :

Jalan Berlobang, Masyarakat Resah Akibat Tambang PT. SBN Yang Diduga Ilegal

Marsanova Andesra Anggota DPRD Kabupaten 50 Kota Komisi dan Arsi Medes Anggota DPRD Kabupaten 50 Kota dari Partai Hanura Dapil 4 angkat bicara terkait masalah ini

Seperti yang di liput media di Kantor DPRD Kabupaten 50 Kota, Senin (10/02/2020) Marsanova mengatakan
“Kita berharap pada Pemkab harus bertegas – tegas dan kalau bisa untuk mengetahui mana – mana perusahaan yang nakal yang banyak mendatangkan kerugian pada daerah dan masyarakat sebaiknya tutup dulu semua tambang yang ada di kabupaten ini kemudian baru disisir mana yg layak untuk beroperasi

“Masa iya mereka ambil hasil tambang di daerah kita tapi nga ada untungnya bagi daerah dan masyarakat terus jalan yg mereka lalui juga rusak akibat angkutan mereka,” Ucap uda yang biasa disapa Andes ini

Sementara itu Arsi medes memberikan keterangan kepada media mengatakan
“Kita menunggu laporan dari masyarakat kalau ada masyarakat yang komplen, nanti kita tindak lanjuti dan kita bahas dikomisi 2 terus kita sidak, kita tanyakan izin tambang kalau memang tidak ada surat yang lengkap, kita koordinasikan dengan dinas terkait rentang izinnya, ucapnya

Ditegaskan juga Kordinator LSM AMPERA (Amanat Penderitaan Rakyat) Syawaluddin Ayub mengatakan
“Sekali Lagi kami tegaskan jika memang tidak ada kontribusi untuk masyarakat setempat dan banyak mudaratnya lebih baik dikaji ulang terkait perizinan nya, kita tak ingin investasi merusak lingkungan itu saja,” tegasnya (JND)