Jembatan Balai Gadang Dapat Perhatian Dewan

Padang – Jembatan Balai Gadang di Kecamatan Kuranji masih kurang layak untuk dilewati oleh kendaraan. Tampak jelas jembatan tersebut mengalami rusak parah dan kini sudah mulai ada yang keropos di beberapa sisi.

Hal tersebut terlihat ketika anggota DPRD Kota Padang dipimpin Syafrial Kani berkunjung ke lokasi, Jumat (7/2/2020).

Sudah sering jembatan tersebut masuk agenda pembangunan Kota Padang tapi belum kunjung terealisasi hingga kini.

Jembatan yang menjadi penghubung dari Gunung Sarik ke Belimbing sudah berusia puluhan tahun dan telah rapuh dimakan usia. Dari pengamatan penahan lantai bawah jembatan hanya diberi kayu sebagai penompang.

Jembatan yang mulai dibangun puluhan tahun lalu itu kurang tersentuh oleh perawatan. Tingginya curah hujan dari hulu menjadikan air dari aliran air pada musim hujan sering meluap dan memutus akses jalan yang menghubungkan dua kampung ini.

Kondisi jembatan ini sudah pernah jadi laporan masyarakat dan masuk musrenbang, namun tak pernah terealisasi. Masyarakat setempat hanya dijanjikan dan ternyata tak ada perubahan sama sekali. Masyarakat setempat berharap Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani ditemani Zalmadi dan Mukhlis agar segera mengambil langkah, guna memperbaiki jembatan tersebut.

Ditambah warga bernama Upik, jembatan ini selain menjadi akses penting, juga dapat menjadi jalur alternatif. Akses ini merupakan jalur alternatif untuk menuju ke pemukiman padat Belimbing. Jalur itu juga menghindari macet yang sering terjadi di by pass di perempatan Kuranji.

“Kalau pagi hari sering macet di jembatan ini sebab banyaknya kendaraan yang mencari jalan alternatif Yang berbahaya, jika terjadi kebakaran di sekitar sini. Mobil pemadam kebakaran harus berputar arah dulu untuk sampai di sini.

Karena telat akibat akses yang buruk, tentu bangunan yang terbakar itu sudah ludes dilalap api,”katanya seraya menyebutkan hal ini juga berdampak kepada mobilisasi siswa yang hendak bersekolah.