JPU Tuntut Janda Miskin Beranak Dua 7 Bulan Penjara

TABLOIDBIJAK.COM (Limapuluhkota)—– Sidang lanjutan Kasus pencemaran nama baik yang menyeret Janda Miskin Sesmi Elinda ke meja hijau berbuntut panjang, dan menarik untuk disimak, Selasa (7/1/2020), Pengadilan Tinggi Negeri Tj Pati

Kasus pencemaran nama baik, yang dilaporkan Zamhar Pasma Budi, alias Zamhar Syarkawi, melalui postingan facebooknya yang diunggah pekan lalu menyatakan dirinya kewarganegara ganda ( konon Malaysia dan Indonesia -red), yang menempatkan Sesmi Elinda (48), warga jorong Kampung Baru, Kenagarian Andiang Kec.Suliki Kab. Limapuluh Kota duduk dikursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Tanjuang Pati, ramai diperbincangkan publik.

Pasalnya, dari proses persidangan Perkara No : PDM-17/PYKBH.2/Ep.2/11/2019, Selasa, 07 Januari 2020, didepan Hakim, Isnandar S Nasution, SH yang memimpin persidangan, Jaksa Penuntut Umum, Okky Desvian, SH, dalam amar tuntutannya menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Sesmi Erlinda Pgl. Ises dengan pidana penjara 7 (tujuh) bulan.

Menyikapi tuntutan JPU, menyatakan terdakwa Sesmi Erlinda, sebutkan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik”.

Dipaparkan, hal tersebut sebagaimana diatur dalam Dakwaan kami melanggar Pasal 45 Ayat (3)Jo Pasal 27 Ayat (3) UU No.11 Tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, ujarnya.

Terkait bacaan tuntuan Jaksa penuntut itu Riefia Nadra. SH Selaku Penasehat Hukum dan Direktur LAPPAN ( Lembaga advokasi Pemberdayaan Perempuan dan Anak ) kami akan berupaya sebaik mungkin untuk memenangkan perkara yang menyeret janda ini, kasihan kita ,ungkap Ketua Lappan itu
pada persidangan lanjutan, Selasa,14/1 mendatang, agenda pembelaan (Pledoi) klien, Kami akan berupaya menggugah nurani hakim, agar bisa membebaskan terdakwa dari jeratan hukum, ujar Riefa.

Sementara itu Sesmi Elinda saat di mintai tanggapan nya, mengatakan, “proses sidang sudah berlanjut dan pembacaan tuntutan jaksa penuntut sudah di bacakan, saya berharap Hakim bisa menilai dan menimbang sesuai hati nurani, semuanya saya serahkan kepada Allah SWT dan Hakim yang mulia,”. (JND)