Koperasi Multidaya Nusantara Tiga Libatkan Pakar Bahas Proposal Bisnis Anggota

TABLOIDBIJAk.COM (Padang)—-Ketua Koperasi Multidaya Nusantara Tiga, Yandri menegaskan, kebijakannya sengaja melibatkan para pakar untuk mengkaji dan membahas proposal yang diajukan anggota. Tujuannya, agar dana yang digelonorkan kepada anggota tepat guna dan tepat sasaran.

“Selan pakar, kita juga melibatkan pihak perbankan atau orang bank. Tujuannya, agar proposal yang diajukan anggota realistis dan bermanfaat bagi anggota yang mendapatkan suntikan dana,” kata Ketua DPC Koperasi Multidaya Nusantara Tiga, kepada Tabloidbijak.Com melalui selulernnya, Senin, 2 Desember, 2019.

Menurut Yandri, Koperasi Multidaya Nusantara Tiga, tidak memungut dana iyuran dari anggota, sebagaimana koperasi lainnya, dengan berbagai dalih dan alasan. “Kopersi yang saya pimpin memberdayakan anggota untuk bisa membuat kajian bisnis atau analisa bisnis yang menguntungkan,” kata anggota DPRD Kota Padang ini.

Untuk itu, kata Yandri, kepada anggota untuk melakukan survei atau penelitian, serta kajian bisnis sebelum dibuat dan diajukan kepada Koperasi Multidaya Nusantara Tiga, Kota Padang. “Kebijakan yang saya persyaratan ini, sesuai dengan petunjuk pendiri Multidaya Nusantara Tiga, Gus Robi Irawan Wiratmok,”katanya.

Kebijakan dari Koperasi Multidaya Nusantara Tiga ini, sekaligus mendidik anggota untuk bisa dan sekalgus paham dengan kajian bisnis sebelum memulai kegiatan. “Saya ingin semua anggota Koperasi MNT ini sukses dalam menjalankan dan mengelola bisnisnya,” kata Yandri lagi. (humas TNT)