Tidak Kantongi Izin, PT Dempo Keruk Salah Satu Sungai di Pessel

TABLOIDBIJAK.COM (Pessel)——-Masyarakat Palangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) Sumbar, mengehentikan aktivitas galian C yang di lakukan oleh PT Dempo.

Perusahaan tersebut diduga tidak mengantongi izin mengeruk material di dasar Sungai Pelangai Gadang.

Wali Nagari Pelangai Gadang, Toni Afrizal mengatakan, warga menolak aktivitas PT Dempo mengeruk material di dasar Sungai Pelangai Gadang, karena tidak memiliki izin sama sekali.

“Dengan tidak mengantongi izin sehingga masyarakat menghentikan sementara aktivitas illegal itu, ujar wali nagari pada tabloidbijak.com dan Padangpos.com, Kamis, 7 November, 2019.

Dijelaskannya, perusahaan yang mengelola galian c tersebut merupakan investasi dari perusahaan penanaman modal asing atau (PMA), untuk kebutuhan pembangunan mutu bendungan proyek PT Dempo Sumber Energi masuk menggarap Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH).

“Galian C itu digunakan untuk bendungan PLTMH. Jadi sebelum ada izin dulu, Galian C belum bisa dilakukan, “ujarnya lagi.

“Kalau perusahaan tidak juga taat aturan, jika ini tetap bekerja maka masyarakat akan mengambil tindakan sendiri,” ungkapnya.

Humas PT Dempo, Ruslan membantah, PT Dempo tidak pernah sema sekali mengambil material di dasar Sungai yang dimaksud masyarakat.

“Kami hanya mengambil material bukan di sungai, tapi di tebing, material itu untuk jalan dan bendungan pembangkit listrik, “ujarnya.

Dikatakannya, jika perusahaan membutuhkan material untuk meningkatkan jalannya proyek maka dibolehkan dalam UU, dan UU berapa dirinya pun tidak tau, tutupnya,(byg)