Pilkada Serentak, Ini Target Partisipasi KPU Pesisir Selatan

TABLOIDBIJAK.COM (Pessel)—–Komisi Pilihan Umum (KPU) Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar, menargetkan partisipasi pemilih 77,5 pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 23 September 2020.

Ketua KPU Pessel, Epaldi Bahar mengatakan, target tersebut lebih tinggi pada Pilkada 2015 yang hanya 64,5 persen. Kanaikan itu bukan tanpa alasan. Mengacu pada Pileg dan Pilpres, tingkat partisipasi lebih dari 81,6 persen.

“Itu dari 331.260 pemilih. Nah, capaian itu merupakan salah satu indikator yang kami gunakan dalam penetapan target, “ujarnya pada wartawan baru-baru ini.

Tingginya partisipasi pada Pileg dan Pilpres pada April 2019 silam menandakan kesadaran dan pendidikan politik masyarakat di daerah berjuluk ‘Negeri Sejuta Pesona itu semankin tinggi.

Artinya, pemilih kian sadar akan pentingnya menggunakan hak suara. Apalagi, lanjutnya, Pilkada merupakan pesta demokrasi tingkat daerah yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

Hak memilih yang mereka pakai menentukan masa depan dan pembangunan daerah untuk lima tahun ke depannya.

“Jadi, pendekatan serta sosialisasi itu menjadi pemicu bagi para pemilih, “ujarnya lagi.

Meski begitu, dirinya mengaku tetap melakukan sosialisasi secara intensif melalui kelompok-kelompok masyarakat. Bahkan, kali ini, sosialisasi juga bakal dilakukan pada siswa SLTA melalui sekolah-sekolah.

Sesuai Peraturan KPU nomor 15 tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota digelar 23 September 2020.

Menyikapi hal itu, KPUD Pessel secara resmi merilis dimulainya tahapan suksesi kepemimpinan daerah itu. Bagi calon perseorangan, pengumpulan surat dukungan bisa dilakukan mulai 26 November 2019.

Seperti diketahui, Pessel bersama 12 daerah lainnya di Sumbar bakal menggelar Pilkada serentak antara lain Kabupaten Agam, 50 Kota, Solok Selatan. Dharmasraya, Sijunjung, Padang Pariaman.

Pasaman, Pasaman Barat, Mentawai. Kota Bukittinggi, Kota Solok serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur. “Kami optimis, target itu bakal tercapai,” tutupnya,(byg)