Tokoh Nasional Emil Salim Kunjungi Museum Gudang Ransum Sawahlunto

TABLOIDBIJAK.COM ( SAWAHLUNTO)—–Lubang Tambang Mbah Soero dan Museum Goedang Ransoem pada Rabu 31 Oktober 2019 kemaren dikunjungi tamu istimewa, yaitu Prof. Dr. Emil Salim, tokoh nasional yang merupakan mantan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden SBY dan juga mantan Menteri di era Presiden Soeharto. Kedatangan Emil Salim atas inisiatif pribadi dikarenakan beliau tertarik dengan status World Heritage yang baru saja dianugerahkan UNESCO kepada warisan pertambangan batubara Ombilin Sawahlunto.

Mengetahui kunjungan Emil Salim tersebut, disambut hangat oleh duo pimpinan ‘Kota Arang’, yakni Walikota Deri Asta dan Wakil Walikota Zohirin Sayuti. Di Lubang Tambang Mbah Soero, Wakil Walikota Zohirin Sayuti datang menemui Emil Salim, tokoh nasional yang diberikan pengakuan the leader for the living planet award oleh World Wide Fund (WWF). Tak berapa lama kemudian, Wawako Zohirin mengajak Emil Salim untuk dijamu di rumah dinas Walikota Sawahlunto.

Dalam jamuan di rumah dinas tersebut, Emil Salim memberikan sejumlah saran dan nasihat, termasuk untuk hal tindak lanjut World Heritage yang diperoleh Sawahlunto.

“Jangan menganggap bahwa kerja sudah selesai hanya dengan keberhasilan status World Heritage itu kita peroleh. Kerja yang jauh lebih berat dan panjang adalah bagaimana mengelola status itu menjadi hal yang berguna bagi pembangunan kota dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu butub kejelian, kepekaan dan koordinasi yang bagus,” kata Emil Salim, yang datang ke Sawahlunto bersama sejumlah keluarga beliau.

Ditambahkan salah satu pendiri Yayasan Keanekaragaman Hayati (KEHATI) itu, dalam membangun berbagai infrastruktur penunjang pariwisata ke depannya, Pemko Sawahlunto harus sangat peka dalam menjaga efek bagi lingkungan.

“Sejak perencanaan pembangunan, cobalah untuk lebih peka merasakan bagaimana efek bagi lingkungan. Baik itu lingkungan secara alam, maupun bagi lingkungan manusianya. Apalagi dalam World Heritage ini, UNESCO memberikan standar – standar sejauh mana lingkungan yang boleh diubah dan tetap harus dipertahankan,” tutur Emil Salim.

Mendapat kunjungan serta nasihat dari tokoh nasional asal Sumbar yang meski telah berusia 89 tahun namun masih sehat dan aktif bergerak itu, Walikota Sawahlunto dan Wakil, Deri Asta dan Zohirin Sayuti mengaku sangat senang dan siap untuk menindaklanjuti nasihat – nasihat Emil Salim tersebut.

“Ini sebuah kehormatan dan kebanggan bagi kita, tanpa kita undang sebelumnya, ternyata pak Emil Salim memberikan perhatian khusus pada Sawahlunto, ini dibuktikan beliau sampai datang langsung berkunjung untuk melihat warisan budaya dunia ke – 5 di Indonesia ini. Terimakasih bapak Emil, semoga kunjungan bapak menginspirasi dan memotivasi tokoh – tokoh nasional lain beserta wisatawan untuk semakin ramai datang ke Sawahlunto,” kata Walikota Deri Asta.

Menjamu dan berdialog hangat dengan Emil Salim, Walikota Deri Asta didampingi Wakil Walikota Zohirin Sayuti dan Anggota DPRD Kota Sawahlunto, Ny. Neldaswenti Zohirin. Dari jajaran Pemko Sawahlunto ikut mendampingi Kepala Dinas Kebudayaan, Permuseuman dan Peninggalan Bersejarah, Halomoan dan Kepala Bagian Kominfo, Persandian dan Humas Setdako Sawahlunto, Dodi Febrizal. (rel)