UNP Bangun Kampus PSDKU di Sawahlunto

TABLOIDBIJAK.COM (Sawahlunto)—–Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto melakukan perjanjian kerjasama dengan Universitas Negeri Padang (UNP) terkait Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU). Realisasi PSDKU ini nanti akan mewujudkan mimpi dibangunnya kampus di Sawahlunto.

Perjanjian kerja sama itu ditandatangani oleh Walikota Deri Asta dan Rektor UNP Ganefri, Senin 28 Oktober 2019 di Balairung Rumah Dinas Walikota Sawahlunto.

Dijelaskan Rektor UNP Ganefri, secara prinsip pengusulan PSDKU UNP di Sawahlunto ini sudah disetujui oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Selanjutnya tinggal merampungkan prosedur berikutnya.

“Kita lihat Sawahlunto punya potensi besar untuk pendidikan, terkhusus pendidikan tambang batubara. Maka memang program studi yang akan dibuat UNP di kampus Sawahlunto ini nanti adalah jurusan pertambangan ini,’ sebut Ganefri.

Ditambahkan Ganefri, dengan terwujudnya kampus ke – 8 UNP di Sawahlunto nanti juga membuka peluang bagi putera asli Sawahlunto terkhusus guru – guru yang sudah S 2 untuk direkrut menjadi dosen di kampus tersebut. Tentunya setelah lulus tahapan seleksi.

“Untuk targetnya, kita merencanakan bisa dirampungkan dalam setahun ini. Sehingga Juli atau Desember 2020 nanti, sudah bisa memulai tahapan selanjutnya seperti penerimaan mahasiswa dan lainnya,” janji Ganefri.

Sementara, tanah untuk lokasi pembangunan kampus UNP ini ditawarkan 2 lokasi oleh Pemko Sawahlunto. Kedua lokasi tanah itu terletak di Kenagarian Kolok.

Walikota Deri Asta menyebut, kedua tanah itulah yang nanti akan disurvey dan dipilih oleh UNP lokasi mana yang lebih cocok.

“Untuk lokasi pertama itu sudah selesai sertifikatnya, seluas 6,8 hektar. Kemudian lokasi kedua, itu masih dalam proses pembuatan sertifikat, luasnya 8 hektar,” kata Deri.

Kedua lokasi tanah ini, ditambahkan Deri merupaka tanah aset milik Pemkot Sawahlunto. (relis/hendra)