Catatan Yal Aziz: Kejurnas Sepatu Roda, Aplus untuk Walikota Pariaman Genius

DULU, ada anekdot yang mengatakan Kota Pariaman baru akan ramai bila ada pagelaran tabuik dengan istilah hoyak tabuik. Tapi faktanya kini, dengan Kejuaraan Nasional Sepatu Roda, 2019, yang digelar di Pantai Cermin, 4-6 Oktober, tak hanya diikuti lebih kurang 400 peserta, 39 team, tetapi juga dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Untuk itu, tak berlebihan juga dikatakan, kalau keberanian Walikota Pariaman, Genius Umar menggelar Kejurnas Sepatu Roda, 2019 ini, perlu juga diaplus dan diapresiasi. Kenapa? Karena baru Kota Pariaman yang berani menggelar ivent sepatu roda berskala nasional ini, di Sumatera Barat.

Yang hebatnya lagi, Kota Pariaman tak hanya berhasil menjadi tuan rumah, tapi juga berhasil menuai prestasi gemilang dengan prestasi meraih 14 medali Emas, dimana 13 emas dari kelas standar, dan 1 emas dari kelas speed. Untuk Perak, atlet sepatu roda kota Paraiman meraih 3 medali dari kelas standar dan 1 medali dari kelas speed. Sedangkan 2 medali perunggu, kelas standar dan 5 medali dari kelas speed, total kita meraih 25 medali.

Dari fakta yang ada ini, tentu kita berharap kepada petinggi olahraga di Sumatera Barat, terutama pengurus KONI dan Pengurus Daerah Persesori untuk menjadikan kejuaraan nasional sepatu roda ini sebagai pemicu semangat untuk berbuat lebih baik lagi. Salah satu caranya dengan menggelar kejuaraan daerah (kejurda) yang jadi ajang kompetisi bagi atlet Sumatera Barat sebelummengikuti kejuaraan nasional atau PON.

Sebagaimana kita ketahui, olahraga sepatu roda di Sumatera Barat telah termasuk olahraga yang digemari oleh, anak-anak, remaja dan dewasa, Untuk itu, tak ada salahnya juga jika pemerintah, seperti Walikota Pariaman mengucurkan dana APBD untuk mendorong dan mendukung kejuaraan sepatu roda ini. Tergetnya tentu Pekan Olahraga Nasional (PON).

Untuk langkah awal, bisa saja dilaksanakan Kejuaraan daerah memperebutkan piala gubernur atau kapolda. Bisa jadi juga piala danrem. Bisa jadi juga Piala Walikota Padang sebagai ibukota Provinsi Sumatera Barat.

Di Kota Padang, tempat pelaksanaan kejuaraan sepatu roda tersebut cukup banyak, seperti disepanjang pinggir laut, tepatnya di Muaro Lasak atau di kawasan GOR Haji Agussalim, Kecamatan Padang Barat.

Khusus sponsor, rasanya akan banyak perusahaan yang mau diajak ikut berpartisipasi, seperti bisa saja pabrik sepatu rodanya sendiri, atau berbagai minuman kemasan yang menjamur dipasasaran. Kuncinya hanya tinggal keseriusan Walikota Padang dengan dinas terkait atau KONI Kota Padang atau Persesori Kota Padang sebagai pelaksananya.

KONON kabarnya, Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Peduli Olahraga dan Wisata Kota Padang, yang diketuai Esneti, Spd MM, juga akan menggelar Kejuaraan Sepatu Roda dengan bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olagra serta Dinas Pariwisata Kota Padang. Kingina forum ini mengacu epada keberhasilan Kota Pariaman menggelas kejuaraan nasional sepatu roda. Bahkan kini, ketua forumnya sedang melakukan penjajakan untuk bekerjasama dengan Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Fakhrizal yang sukses menggelar berbagai ivent olahraga seperti tenis lapangan, dan sepakbola.

Sebagai ibukota provinsi, Kota Padang tentu harus menjadi barometer dalam perkembangan olahraga prestasi. Apalagi Kota Padang selalu menjadi juara umum setiap pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Semoga kedepannya, Kejuaraan Nasional Sepatu Roda tak hanya di Kota Pariaman, tetapi juga di Kota Padang. Bila perlu dilaksanakan Kejuaraan Dunia Sepatu Roda di Kota Padang. Semoga (Penulis Wartawan Tabloidbijak.com dan Ketua SMSI Sumbar)