Wako Genius Umaar Lantik Oscar Sebagai Kepala Desa Manggung

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)—Walikota Pariaman Genius Umar melantik Kepala Desa Manggung, Kecamatan Pariaman Utara Oscar di Halaman Kantor Desa Manggung, Kamis (15/8/2019).

“Kami mengucapkan selamat kepada Kepala Desa Oscar yang sudah bergabung di pemerintahan dan terima kasih terhadap Kepala Desa yang lama Endri karena telah berkontribusi terhadap pembangunan di Desa Manggung selama ini”, tuturnya.

Genius Umar  menyampaikan kepala desa sekarang merupakan generasi muda dari Desa Manggung sendiri harus melakukan inovasi baru dengan melanjutkan program-program yang baru.

“Banyak harapan masyarakat agar Desa Manggung ini lebih maju baik dari bidang pendidikan, mapun bidang kesehatan. Desa Manggung sangat kuat adat istiadat baik dari kesenian tari, silat maka dari itu harus sama kita bina yang semua itu dipimpin kepala desa, sehingga generasi muda dari Desa Manggung menjadi lebih hebat”, ungkapnya

Lebih lanjut diharapkan kepada istri kepala desa juga ikut aktif dengan  PKK, kader-kader yang ada di desa untuk membina kesehatan masyarakat, ibu hamil, bayi dan anak dan sekaligus pendidikannya.

“Dengan alokasi Dana Desa yang diberikan untuk desa masing-masing sebesar 2Miliar, dari Alokasi Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) sebesar 1Miliar dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) sebesar 1Miliar, dana yang diberikan cukup banyak yang digunakan untuk pembangunan desa, pemberdayaan kemasyarakatan, pembinaan generasi muda dan pembinaan karang taruna”, jelasnya.

Dikatakan, desa bukan berada di pemerintahan sendiri saja tetapi di atasnya ada kecamatan dan pemerintah kota. Untuk itu selalu berkoordinasi dengan kecamatan, karena pembinaan dari camat untuk desa sangat penting baik segi administrasi pemerintahan maupun administrasi keuangan desa.

Program di desa juga harus mengacu kepada program-program yang ada di kota, baik visi misi dan program unggulan dikota harus singkron semuanya agar mempercepat majunya Kota Pariaman.

Oleh sebab itu, Kepala Desa bekerja tidak sendiri karena didalam desa ada Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemebrdayaan Masyarakat (LPM) dan perangkat desa lainnya untuk berdiskusi bersama dalam perencanaan membangun desa.

Wako juga mengingatkan, untuk Kepala Desa yang baru tidak membedakan wilayah disebabkan ada wilayah yang tidak memilih, kerena Desa manggung merupakan tanggung jawab yang harus dibangun secara adil dan merata.

“Tanggung jawab seorang pemimpin sangat besar karena prilaku dan etika kita menjadi panutan bagi masyarakat. Untuk itu para Kepala Desa dapat bekerja sesuai dengan arahan yang diberikan, dan mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan baik ditingkat Kota, Provinsi maupun Nasional”, pungkasnya. (rel/aa)