Pasang Stiker Di Rumah Keluarga Miskin 74 KPM PKH Padang Pariaman Tidak Mau Lagi Terima Bantuan

TABLOIDBIJAK.COM (Padang Pariaman)–Sebanyak 74 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) telah mengundurkan diri sebagai penerima bantuan atau disebut juga dengan Graduasi Mandiri Sejahtera PKH Kabupaten  Padang Pariaman.

Keluarga tersebut mundur secara sukarela karena sudah mampu dan bisa menghidupi keluarganya sendiri. 

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP3A) Hendra Aswara mengapresiasi masyarakat yang secara sadar mengundurkan diri sebagai penerima bantuan PKH. 

“Per Juli 2019, ada 74 keluarga secara sadar mundur sebagai penerima bantuan PKH. Saat ini kita terus gencar menghimbau masyarakat sudah mampu untuk keluar dari PKH dan kemudian diusulkan keluarga miskin berhak menerima sebagai penggantinya,” ujar Hendra saat menghadiri Praktek Kerja Lapangan Pendamping PKH di Nagari Sungai Buluh, Kecamatan  Batang Anai, Senin (5/8/2019).

Ditambahkannya penerima bantuan PKH di Padang Pariaman sebanyak 17.033 Kepala Keluarga. Penerima bantuan PKH tersebut difasilitasi Pendamping PKH sebagai ujung tombak dalam sosialisasi pemanfaatan dana PKH. 

“Kita punya 66 Pendamping PKH setiap hari mengawasi penggunaan dana PKH dan juga memberikan pemahaman pola asuh, hidup sehat, pendidikan dan lainnya,” ujar mantan Kepala Dinas PMPTP itu.

Sementara Kabid Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Aprizondi menjelaskan PKH adalah program pemberian bantuan bersyarat kepada keluarga atau seseorang

miskin dan rentan. 

“Kepada penerima bantuan PKH, kita pasang stiker di rumahnya sebagai keluarga miskin,” kata Aprizondi. (rel/aa)