Wako Genius : Walaupun Lansia Harus Tetap Jaga Kesehatan

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)—Walikota Pariaman, Genius Umar  membuka Lomba Senam Lansia dan Lansia Sehat tingkat Provinsi Suamatera Barat Tahun 2019 di Rumah Lansia Karan Aur Kota Pariaman Selasa ( 09/7/ 2019).

Lomba tersebut disaksikan Ketua Dekranasda Sumbar, Ny. Nevi Irwan Prayitno didampingi Ketua TP PKK Ny. Lucy Genius dan ketua GOW Ny. Indriati Mardison.

Genius Umar  mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih kepada Ketua PKK Provinsi Sumatera Barat Ibu Nevi Zuairina karena sampai saat ini masih tetap memperhatikan PKK dan Lansia Kota Pariaman.

Dikatakan, saat ini Kota Pariaman akan membangun dua Komodity Center  yaitu Komodity Center untuk orangtua dan Komodity Center untuk anak muda, jadi bermula dari anak yang baru lahir sampai yang lanjut usia tetap akan diurus negara.

“ Berbicara lansia di Kota Pariaman, dalam hal ini sengaja diadakan lomba lansia tingkat Provinsi Sumatera Barat sehingga lansia sekarang menjadi kreatif dan menjadi tujuan bersama baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kota, “ ugkapnya.

Lebih jauh disampaikan, usia lanjut adalah suatu kejadian pasti akan dialami semua orang  dikaruniai umur panjang, terjadinya tidak bisa dihindari  siapapun. Pada usia lanjut akan terjadi berbagai kemunduran pada organ tubuh, namun tidak perlu berkecil hati, harus selalu optimis, ceria dan berusaha agar selalu tetap sehat di lanjut usia.

“Jadi walaupun usia lanjut harus tetap menjaga kesehatan. Upaya pemeliharaan kesehatan bagi lanjut usia ditunjukan untuk menjaga agar para lanjut usia itu tetap sehat, produktif secara sosial dan ekonomis,” ujar Genius

Menurut Genius  Pemerintah Kota Pariaman wajib menjamin kesediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan memfasilitasi kelompok usia untuk tetap dapat hidup mandiri dan produktif.

Lanjut usia mempunyai hak yang sama dalam  kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dimana upaya peningkatan kesejahteraan lanjut usia diarahkan agar tetap diberdayakan sehingga berperan dalam kegiatan pembangunan dengan memperhatikan fungsi, keterampilan, usia dan kondisi fisik dan lanjut usia tersebut, “ tambahnya.

Sementara itu Ketua Dekranasda Sumbar, Ny. Nevi Irwan Prayitno mengatakan, “ lansia bukanlah kelompok masyarakat yang terpinggirkan karena saat ini usia lansia bertambah banyak dibandingkan usia produktif sehingga kita harus memiliki sistem bagaimana menangani kelompok – kelompok lansia yang ada di Kota Pariaman tidak menjadi beban Pemerintah namun menjadi lansia yang kuat dan bisa punya penghasilan sendiri “.

Sistem yang tidak bagus dalam penanganan lansia akan mendapatkan lansia yang terlantar bahkan menjadi tulang punggung namun dengan adanya rumah lansia Kota Pariaman dan memperingati Hari Lansia ini bisa menjadikan lansia Sumatera Barat khususnya Kota Pariaman lansia yang hebat dan lansia produktif.

“ Saya sangat kagum dengan lansia Kota Pariaman karena mulai dari penampilan tari pasambahan, pengiring musik tari pasambahan, pembacaan Al-Quran, pembawa acara sampai memimpin lagu Indoensia Raya dibawakan oleh lansia Kota Pariaman, “ tambahnya.  (Dewi Lestari)