Masyarakat Pariaman Masih Suka Naik Buayan Kaliang

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman) — Menikmati Libur Idul Fitri 1430 H masyarakat Kota Pariaman  masih menggemari permainan tradisional  buayan kaliang di Pantai Gandoriah .

“Setiap harinya sebanyak 200 sampai 300 pengunjung  menaiki buayan kaliang”, ungkap Roli pemilik buayan kaliang kawasan Pantai Gandoriah saat diwawancarai, Senin(10/6/2019).  

“Usaha buayan kaliang saya ini  sudah turun temurun ini diadakan tiga kali setahun pada hari lebaran, tabuik dan basapa”, tambahnya.

Pemuda yang memiliki pekerjaan sebagai kontraktor ini juga menjelaskan setiap penghasilan dari buayan kaliang yang didapat perharinya dibagi dua dengan semua anggota.

Lanjutnya, buayan kaliang sesudah dipakai disimpan digudang, sehingga setiap penggunaan kembali semua dicek dan diperbaiki apabila ada kerusakan.

“Untuk tarif harga tiket naik untuk anak-anak sebesar Rp 2.000/orang , sedangkan bagi remaja maupun dewasa sebesar Rp 5000/orang”, ujarnya.

Buayan kaliang merupakan permainan tradisional yang terbuat dari kayu yang digerakan dengan tenaga manusia.

Agar putarannya tetap stabil setidaknya ada tujuh orang dewasa yang memutarnya.

“Masing-masing kotak pada buayan kaliang tersebut diisi oleh empat orang, namun kadang-kadang karena peminatnya membludak tidak heran diisi hingga enam orang”, ungkapnya.

Bapak dua anak ini  juga mengungkapkan tidak hanya anak-anak hingga remaja bahkan diantara mereka sesekali ada orang dewasa yang tertarik menaiki buayan kaliang dengan alasan ingin kembali mengenang masa kecil.

Ia berharap pengunjung yang datang tetap tertarik dengan permainan tradisional ini dan lokasi untuk buayan kaliang tidak dipisah-pisah dan tempat lokasi yang sama seperti lima tahun sebelumnya sehingga tampak indah dilihat bila sejajar.(rika)