Ketua LSM Gempur Ali Nurdin Laporkan Kerusakan Rabat Beton Sikucur Timur

TABLOIDBIJAK.COM (Padang Pariaman)—Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Generasi Muda Penerus Reformasi (Gempur), Ali Nurdin  melaporkan dugaan penyimpangan proyek pembangunan rabat beton jalan Beneo Nagari Sikucur Timur Kecamatan V Koto Kampung Dalam.

Surat tertanggal 15 Mei 2019 dialamatkan kepada Kepala Inspektorat Kabupaten Padang Pariaman dan ditembuskan kepada Bupati Padang Pariaman, Kapolres Pariaman, Kejari Pariaman, Media cetak, elektronik dan media Cyber,at V Koto Kampung Dalam dan Wali Nagari Sikucur Timur.

Menurut Ali Nurdin, banyak ditemukan kerusakan sepanjang jalan yang telah dikerjakan. Pembangunan ini adalah menggunakan swadaya masyarakat. Jalan itu panjang 400 meter lebar 2,30 meter tebal 6 centi meter. Pembangunan dilakasanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Nagari Sikucur.

Lebih jauh dipaparkan Ali Nurdin, berdasarkan besaran volume dalam anggaran yang acuan Dinas PUPR, maka 1 m3 rabat beton jalan swakelola = 642.000 dengan rincian, beli semen = 7 zak x 62.000=343.000, beli pasir,038 m3x100.000=38.000, upah 110.000.

Berdasarkan rincian di atas maka didapat hasilnya, panjang jalan 400 meter x lebar jalan 2,30 m x tebal, sesuai dengan RAB 12 centi meter=110,4 (volume m3). Jika dikalkulasikan maka ditemukan anggaran untuk pembangunan biaya jalan Rp.  140.000.000, dikurangi 10% PPN dan 1,5%, maka biaya bersih untuk rabat beton jalan adalah Rp. 122.500.000.

Masih keterangan dalam surat Ali Nurdin total pembangunan jalan rabat beton adalah 110,4 m3x642.000=70.876.800. Temuan yaang belum terpakai menurut acuan PUPR dengan standar mutu terendah rabat beton K.175 adalah sebesar Rp. 51.624.000.

Temuan hasil investigasi lapangan yang sebenarnya adalah rabat beton terjadi pengurangan volume dari 12 centi meter menjadi 6 meter. Apabila dikalkulasikan lagi akan didapatkan hasilnya Rp. 122.500.000, dikurangi setengah dari Rp. 70.876.800,hasilnya 35.438.400. Dugaan koropsi ditemukan sebesar Rp. 87.061.600.

Ali Nurdin menyarankan kepada Kepala Inspektorat Padang Pariaman, untuk memanggil Wali Nagari Sikucua Timur, Jendri. Kemudian staf pembangunan Nagari Sikucua Timur, Yugo Andre Susilo dan Sekretaris Nagari Sikucua Timur, Hendra Putra.

Sekretaris Nagari Sikucua Timur, Hendra Putra ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp, Minggu (19/5/2019) membenarkan adanya laporan dari Ketua LSM Gempur Ali Nurdin. Tetapi menurut  Hendra Putra, apa yang disampaikan Ali Nurdin, tidak benar sama sekali dan banyak mengada-ada.

Menurut Hendra Putra, soal volume sesuai dengan RAB. Kalau kerusakan memang sudah ada.Pasalnya, saat pelaksanaan pekerjaan pas musim penghujan yang sadisnya semen di lapangan dirusak oleh tangan jahil dan tidak bertangung jawab. Kemudian belum siap dikerjakan sudah dilalui oleh orang  dan begitulah kondisi kami di Sikucua Timur.

Staf Pembangunan Nagari Sikucua Timur Yugo Andre Susilo mengatakan, pekerjaan dikerjakan oleh masyarakat secara swa kelola bukan swadaya masyarakat. Pekerjaan sampai kini sejak selesai dikerjakan sudah 6 dari bulan. Maklum ada kerusakan sedikit-sedikit  dan bukan banyak. Tambah lagi kendala saat pekerjaan curah hujan cukup tinggi.

Peru untuk digaris bawahi orang yang mempermasaalahkan itu, adalah lawan politik darinWali Nagari yang kalah di Pilwana dan lawan politik Sekretaris  Nagari. Orang-orang itu bekerjasama mencari-cari kesalahan wali nagari dan perangkat, melaui Ali Nurdin LSM Gempur.

“Dalam pekerjaan sudah sesuai dengan aturan dan tidak ada yang disalahi. Kami juga sudah maklum dimana ada Nabi Muhammad SAW pasti ada Abu Jahal. Artinya, setiap ada kebenaran pasti ada orang yang tidak setuju,” tutur Yugo  .

Wali Nagari Sikucua Timur Jendri secara terpisah menjelaskan, dalam pelaksanaan pekerjaan jalan rabat beton Beneo, tidak ada yang dilanggar sesuai dengan peraturan yang digariskan dari atas. Sebagai walinagari telah menunjuk badan pelaksana pekerjaan yang disebut dengan TPK.

Jendri mengaku tidak tahu apa maksud dari orang-orang yang sengaja mencari-cari kesalahan wali nagari bersama perangkat. “Kita berdo’a  kepada Allah SWT, semoga orang-orang yang iri tersebut mendapatkan hidayah dari Allah SWT,” ujar Jendri.

Ketua Bamus Nagari Sikucua Timur Ali Wardana ketika diminta komentarnya, mengatakan tidak bisa memberikan komentar dalam hal Laporan LSM Gempur tersebut. “Maaf saya tidak bisa komentar dalam hal itu,” tukuk Ali Wardana. (aa)