Gubernur Sumbar Ingatkan kepala Sekolah SMA dan SMK Objektif dalam PPDB

TABLOIDBIJAK (Padang) – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno mengingatkan kepala sekolah SMA dan SMK didaerahnya dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2019 agar objektif, transparan dan akuntabel.

“Tiga hal itu mesti diperhatikan dalam proses penerimaan peserta didik. Jangan ada yang dibeda-bedakan,” ujarnya saat silaturahmi dengan kepala SMA dan SMK di Auditorium, Jumat 17 Mei 2019.

Selain itu, kata Irwan dari segi prestasi, sekolah jangan hanya peduli kepada yang berprestasi berjenjang saja, namun diluar itu juga mesti diperhatikan.

“Banyak anak-anak kita memiliki prestasi diluar prestasi pendidikan, seperti mereka berprestasi bidang kesenian, olahraga, kebudayaan atau hafiz quran itu mesti menjadi perhatian juga. Saya telah bicara pada Dirjen di Kementerian itu juga masuk prestasi diluar prestasi pendidikan,” katanya.

Dikatakannya, dirinya masih menemui kepala sekolah yang hanya memandang prestasi dari segi pendidikan akademik saja. Tanpa melihat prestasi siswanya diluar itu.

“Contohnya dulu ada siswa SMA, anak itu prestasi sudah bertanding dan juara bahkan saat akan dikirim bertanding keluar negeri, sekolah belum berikan izin, baru setelah surat permohonan izin ke sekolah yang menandatangani langsung Ketua Inkanas yang juga gubernur baru pihak sekolah berikan izin, itu sudah menit-menit terakhir keberangkatannya. Ini tidak boleh pandangan seperti ini, karena yang berprestasi itu mesti dikembangkan dan apresiasi,” ungkapnya.

Dijelaskanya, tidak hanya soal prestasi saja. Tapi juga penempatan siswa dilokal IPA atau IPS. Jangan ada perbedaan perlakuan antara siswa IPA dan IPS oleh sekolah, sebab dari segi pendidikan mereka itu sama.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Adib Alfikri, mengatakan, bahwa pelaksanaan ujian nasional setingkat SMA dan SMK berjalan dengan lancar dengan persentase kelulusan SMA 99,8 persen dan SMK 99,6 persen. Persentase tidak lulus itu benar-benar tidak mengikuti ujian. (fardi)