Bendung Lonjakan Harga Bahan Pokok, Disperindag Sumbar Buka Bazar Murah

TABLOIDBIJAK (Padang) — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumbar sengaja menggelar pasar murah pada bulan ramadhan. Hal ini dilakukan untuk membendung lonjakan harga bahan pokok selama bulan puasa serta memberikan harga murah bagi warga miskin.

“Kegiatan Bazar ini merupakan salah satu upaya pemerintah yang dilakukan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian akan kebutuhan masyarakat selama bulan ramadhan dan menyambut lebaran,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, di Padang, Selasa, 14 Mei 2019.

Dikatakannya, untuk harga sudah pasti di bawah harga pasaran termasuk bahan-bahan pokok, seperti telur, daging, ikan, daging ayam, cabe, bawang putih, di sini kita sediakan dan tepung terigu minyak goreng.

“Digelarnya pasar murah ini, bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar, karena memang dengan adanya kegiatan pasar murah ini minimal bisa mengendalikan harga di pasaran,” tuturnya.

Sementara Kepala Disperindag Sumbar, Asben Hendri mengatakan, pasar murah ini berlangsung selama empat hari dari tanggal 14 hingga 17 Mei 2019, yang menjual berbagai kebutuhan seperti bahan pokok, pabukoan, kue lebaran, produk IKM dan lainnya.

“Disinilah peran pemerintah untuk memberikan harga lebih murah dibanding harga pasar. Semoga masyarakat terbantu melalui bazar ini,” ujarnya.

Selain di Kantor Disperindag Sumbar, pasar murah ini juga akan digelar di delapan titik. Tujuh tersebar di Kota Padang dan satu berada di Kabupaten Agam.

“Kecamatan Koto Tangah Kelurahan Balai Gadang pada 15 – 16 Mei 2019, Kecamatan Lubuk Begalung Kelurahan Gurun Laweh 16 Mei, Kecamatan Padang Selatan Alang Laweh 17 Mei, Kabupaten Agam 20 Mei. Kemudian Kecamatan Koto Tangah, Pasia Nan Tigo tepatnya di Lapangan Depan Kantor Perikanan Pasir Jambak 21 – 22 Mei, Kecamatan Kuranji Kantor Lurah Kalumbuk 22 Mei, Jalan Pasar Batipuah No 26 Kelurahan Pasar Gadang Kecamatan Padang  Selatan 23 hingga 24 Mei, Kurao Pagang 24 Mei dan Kecamatan Padang Utara tepatnya Lapangan Asrama Transito Ulak Karang Selatan 27 – 28 Mei,” rincinya. (fardi)