Wagub Sumbar Nasrul Abit Sebut LGBT di Pariaman Meningkat

TABLOIDBIJAK (Pariaman) — Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit menyebutkan, jumlah perilaku menyimpang yakni lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di daerah Kota Pariaman semakin meningkat.

“Kemarin jumlahnya 1.880 orang, sekarang mungkin sudah 2000 orang. Jika mau lihat jumlahnya, kami punya semua datanya,” ujar Nasrul usai melaksanakan salat tarawih berjemaah, dalam kunjunganya sebagai Ketua Tim Safari Ramadan 1440 H Pemprov Sumbar, di Masjid Raya Kampung Baru Pariaman, Jumat malam, 10 Mei 2019.

Dari jumlah tersebut kata Nasrul, sudah banyak pelaku yang berobat di RSUP M.Djamil Padang, terutama yang terkena serangan penyakit HIV Aids. Selain itu, banyak juga pelaku sekaligus korban yang tidak mau berobat, karena takut dan malu.

Dalam pemaparannya, Pemprov Sumbar saat ini memang sedang konsen untuk mengatasi berbagai persoalan sosial, terutama perilaku LGBT. Selain itu, juga bersinergi mengatasi maraknya narkoba.

“Narkoba juga termasuk marak di Kota Pariaman ini. Pihak polisi, TNI, juga sudah bekerja maksimal, tapi narkoba tetap ada. Jadi peran pemuda Pariaman sangat perlu,” katanya.

Sementara Wali Kota Pariaman, Genius Umar menanggapi bahwa pihaknya tertu berupaya mengatasi LGBT di daerah itu. Salah satunya dengan membentuk Peraturan Daerah (Perda) terkait perilaku menyimpang tersebut.

“Kita sudah ada Perda-nya. Kemudian, kita juga membangun pariwisata yang berbasis agama dan lingkungan, agar wisatawan datang ke Pariaman aman serta nyaman,” ujarnya.

Sebelumnya, pengurus Masjid Raya Kampung Baru Pariaman Jalan Kihajar Dewantoro itu, Rasyid juga menyampaikan untuk membina generasi muda melalui tiga TPA, hingga MPTA di daerah tersebut, di satu masjid besar, dan terdapat dua musalla.

Dijelaskan, ketiga TPA tersebut sebagai wadah pendidikan dan pembinaan agama bagi generasi muda, agar terhindar dari perilaku negatif. Bahkan, diantara santri-santri MTPA sudah ada yang hafal Al-Quran hingga enam juz.

“Kalau terkait sarana dan prasarana, dalam waktu dekat akan mengecat kubah masjid, sebab sudah 25 tahun tidak dicat. Kemudian, tempat wudhu juga dibuat lebih presentatif,” pungkasnya.

Dalam kunjungan Tim Safari Ramadan 1440 H Pemprov Sumbar itu, Masjid Raya Kampung Baru Pariaman juga diberikan bantuan Rp20 juta, yang diserahkan secara simbolis oleh Wagub Sumbar Nasrul Abit. (fardi)