Gubernur Sumbar Sebut BPKP Sangat Membantu Pemda dalam Penataan Laporan Keuangan

TABLOIDBIJAK (Padang) – Keberadaan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di daerah sangat membantu sebagai tandem Pemerintah Daerah dalam hal keuangan.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyebutkan, BPKP sangat membantu terkait laporan keuangan, apalagi dalam membantu mengkoreksi dalam memperbaiki laporan keuangan.

Hal Itu dibuktikan dengan raihan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sejak 2012 hingga sekarang, dan sudah tujuh kali berturut-turut dari BPK dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

“Kita sangat terbantu sekali dengan hadir BPKP secara lembaga. Kita rutin mendapatkan laporan perbaikan, sehingga jadi bekal kita dalam melaporkan keuangan kepada BPK,” ujar Irwan saat serah terima jabatan Kepala BPKP Sumbar yang baru, Buyung Wiromo Samudro, di Auditorium Gubernur, Senin, 29 April 2019.

Selain itu, ia juga mengatakan, sudah ada empat orang yang diambil dari BPKP untuk mengisi jabatan strategis di Pemprov Sumbar yang berhubungan dengan keuangan.

“Kami ambil mereka untuk mengisi jabatan di Pemprov ini karena mereka memiliki kemampuan dibidangnya dan pengalaman seperti memetik buah ranum yang sudah ada tinggal kita ambil saja, seperti di Kepala Bappeda, Hansastri, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan, Delliyarti, Kepala Bakeuda, Zaenuddin, dan Wakil Direktur Keuangan RSUD Solok, Yopi Oktavia,” jelasnya.

Lanjutnya, masih ada posisi untuk keuangan yang dibutuhkan lagi. Namun, belum terlihat siapa yang akan ditarik ke Provinsi. Namun, disebutkanya jika Kabupaten dan Kota membutuhkan mereka yang bisa ditempatkan dibidang keuangan, BPKP masih banyak memiliki stok pakar ahli keuangan, karena mereka BPKP pasti bersedia membantu.

“Kita di Provinsi telah melakukannya, ambil mereka yang memiliki kemampuan dan keahlian dibidang keuangan untuk mengisi jabatan di Pemprov, mestinya kabupaten dan kota dapat juga melakukan hal yang sama, sehingga laporan keuangannya dapat ditangani mereka yang profesional dibidangnya,” pungkasnya. (fardi)