Demontrasi Kinerja IP-NA, Mahasiswa Aliansi BEM SB Ajukan Empat Tuntutan

TABLOID BIJAK (Padang) — Bertepatan tiga tahun kepemimpinan Irwan Prayitno – Nasrul Abit (IP – NA), ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Sumatera Barat (BEM – SB) menggelar aksi demontrasi, di Halaman Kantor Gubernur Sumbar, Selasa, 12 Februari 2019.

Dalam unjuk rasa tersebut mahasiswa mengajukan empat tuntutan diantaranya, mengusut tuntutan kasus Spj fiktif, menuntut Pemprov Sumbar menuntaskan LGBT, memberikan penjelasan nasib guru honor dan melanjutkan pembangunan Tol Padang – Pekanbaru secepatnya.

“Tiga tahun kepemimpinan Irwan Prayitno – Nasrul Abit (IP – NA), tidak ada hasilnya. Jadi, tiga tahun ngapain aja?,” tanya mereka dalam orasinya.

Berdasarkan pantauan Tabloidbijak.com dilapangan, aksi dimulai pukul 14.30 WIB dari Bank Indonesia (BI) dan berakhir sekitar pukul 16.15 WIB di lapangan kantor gubernur. Namun sayangnya, mereka tidak mendapati Gubernur dan wakil gubernur di kantornya.

“Kami ingin gubernur atau wakil gubernur untuk temui kami. Kemana gubernur dan wakilnya, jika memang tidak ada ditempat video call saja,” ujar ratusan mahasiswa saat berorasi.

Menanggapi tuntutan mahasiswa tersebut, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumbar, Nazwir yang turun kelapangan mengatakan, bahwa gubernur dan wakil gubernur tidak ada dikantor, mereka sedang dinas luar yang telah teragendakan.

Terkait tuntutan, kata Nazwir akan segera disampaikan kepada gubernur dan wakil gubernur.

Setelah berdialog dengan perwakilan Pemprov Sumbar, mahasiswa menyerahkan kado tiga tahun kepemimpinan IP – NA yang berisikan beberapa tuntutan mereka. (fardi)