HPN Di Surabaya Wawako Mardison Merasa Mendapat Penghargaan

Catatan Mengikuti Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2019 di Surabaya. Wakil Walikota Pariaman, Drs. Mardison Mahyuddin, MM yang memimpin delegasi rombongan wartawan Kota Pariaman, mengaku merasa tersanjung ketika dapat bersalaman dengan Presiden Jokowi Dodo dan Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan pada acara puncak Hai Pers tersebut.

“Betul-betul luar bisa acara Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Surabaya. Selain bisa bersilaturahmi dengan pimpinan daerah se Indonesia. Dapat pula bertukar pikiran dengan Tokoh-Tokoh Pers Nasional dalam dan luar negeri, saya betul-betul berterima kasih kepada Seksi Agama Pengurus PWI Sumatera Barat, Drs. H. Amiruddin, MA, Tk. Majolelo,” ujar Mardison dalam bincang-bincang guyon di atas mobil dalam mengarungi Kota Surabaya, Sabtu (9/2/2019)

Selesai mengikuti Pidato Presiden RI Jokowi Dodo dan setelah bubar dari kegiatan, Mardison Mahyuddin bersama isteri Indrawati mengajak Amiruddin untuk melihat dari dekat keunggulan Kota Surabaya di bawah kepemimpinan Hj. Risma seorang perempuan yang dianggap berhasil memimpin Kota Surabaya.

“Banyak hal yang dapat kita pelajari dari kepemimpinan Ibu Risma, karena dengan sipat keibuannya, Risma berhasil membersihkan Kota Surabaya dari Lokalisasi Dolly yaitu Lokasi tempat singgah hidung belang dalam melampiaskan nafsu nakalnya,” tukas Mardison lagi.

Bahkan Mardison Mahyuddin kepingin dapat bertemu Silaturahmi dan bertatap muka sambil diskusi kecil dengan  Risma. Tetapi setelah dicoba dihubungi oleh waratawan senior Surabaya Presiden Gebu Minang  Yusri yang juga “urang awak” Minangkabau. Ternyata Walikota Surabaya Ibu Risma, sudah banyak kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan.

Selesai shalat zhuhur Mardison Mahyuddin dengan isteri tercinta Indrawati, menjemput Amiruddin Tuanku Majolelo ke Hotel Tunjungan Surabaya dan mengajak makan siang ke rumah makan Sederhana.

“Hari ini saya jamu pak Tuanku Amiruddin makan siang sepuas-puasnya di Surabaya. Kita carikan rumah makan yang cocok dengan selera awak orang Minang, jangan sungkan-sungkan, “, kata Mardison sambil senyum terbahak-bahak dengan guyon khas Piamannya.

Sesampai di Rumah Makan Sederhana, setelah hidangan siap untuk disantap, Mardison Mahyuddin kontak lagi wartawan Nasional Antara Jakarta H. Irmanto Lukman, adik kakak sepupu dengan Mardison dan sumando urang awak Nagari Sungai Durian Kecamatan Patamuan.

“Ambo iko urang awak Piaman juo, ambo samo Mardison Mahyuddin adik kakak sepupu dan ambo sumando urang Nagari Sungai Durian Patamuan,” kata Irmanto memulai mengenalkan diri dengan Amiruddin Tuanku Majolelo.

Tidak berapa lama masih dalam suasana makan siang di Sederhana, datang pula Tokoh Pers Sumatera Barat, H. Basril Djabar, Amiruddin melihat yang datang senior dan gurunya dalam jurnalistik langsung berdiri dan menyalami Basril Djabar yang akrab disapa dengan Uda Bas.

“Da Bas, ini bersama dengan dengan saya Drs. Mardison Mahyuddin, MM Wakil Walikota Pariaman. Ah, ngak usah angku perkenalkan pulo samo ambo lai, iko adiak kanduang ambomah, sajak dahulu ambo samo Mardison, “ tutur Da Basri Djabar.

Kemudian Mardison Mahyuddin langusung berdiri dan menyelami Da Basril Djabar didampingi Irmanto Lukman dan isteri Indrawati, ayo kita foto sama-sma,” kata Da Basril Djabar.

Terakhir setelah Mardison diskusi dan bincang-bincang dengan Basril Djabar, menjelang berpisah, Basril Djabar, manggil Amiruddin Tuanku Majolelo. Mir saya titipkan adik saya di Pariaman sebagai Wakil Walikota Pariaman, jan ado yang manggaduahnyo dalam membangun Kota Pariaman, bersama  DR. H. Genius Umar, M.Si, kata Da Basril Djabar dengan senyum khasnya. (bersambung)