Wiranto : Saat Ini Indonesia Tengah Menghadapi Tahun Politik

TABLOID BIJAK (Padang) — Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto mengatakan saat ini Indonesia tengah menghadapi tahun politik, demi menentukan pemimpin bangsa hingga lima tahun mendatang.

“Memilih pemimpin adalah suatu sarana untuk bagaimana negeri ini tetap eksis 5 tahun kedepan bahkan lebih maju lagi,” ujarnya pada acara Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Wawasan Kebangsaan di Pangeran Beach, Rabu, 6 Februari 2019.

Wiranto mengimbau agar setiap warga negara Indonesia bisa menggunakan hak pilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) pada 17 April 2019 nantinya. Agar setiap warga bisa menentukan arah Indonesia ke depan, yang benar-benar dipimpin oleh sosok pemimpin yang baik, amanah, berkualitas, dan mengerti tugas-tugas sesusai jabatannya.

Menurut Wiranto, dalam memilih pemimpin negara saat Pemilu nanti harus merujuk kepemimpinan rasulullah. Bahkan dikatakannya, memilih pemimpin bukan hanya baik, tapi juga siddiq (benar), amanah (dipercaya), tabligh (menyampaikan), dan fathonah (bijaksana).

“Mari gunakan hak pilih, semoga Pemilu 2019 ini, kita mendapatkan pemimpin yang berkualitas, jangan sampai terkecoh memilih pemimpin yang tidak sesuai sifat rasulullah,” ucap Wiranto.

Dalam forum yang bertemakan ‘Implementasi Nilai-nilai Pancasila dalam Meningkatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Guna Menyukseskan Pemilu 2019’ itu, Wiranto mengingatkan agar warga yang memiliki hak pilih tidak golput. Apabila golput, menurutnya ia telah menghilangkan satu hak yang semestinya bisa menentukan arah dan kebijakan pemerintahan Indonesia lima tahun ke depan.

Selain itu, ia juga melarang setiap warga negara menjadi pemecah-belah bangsa, terutama di momentum tahun politik 2019 ini. Bahkan Dikatakanya, setiap warga negara Indonesia wajib berpartisipasi aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, termasuk menjaga keamanan serta ketertiban dalam proses pesta demokrasi 17 April 2019 nantinya.

“Mari sama-sama kita mengawal, agar pesta demokrasi Pemilu nanti berjalan lancar dan aman, jangan golput,” pesan Wiranto.

Sementara Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyampaikan terkait penyelenggaraan Pemilu di Sumbar selama ini relatif aman dan damai.

Menurutnya, dalam penyelenggaraan Pemilu harus mengedepankan kebersamaan. Terutama penerapan nilai-nilai luhur kebangsaan dan persatuan yang terkandung dalam ideologi Pancasila. Tujuannya, tidak lain hanyalah untuk menuju penyelenggaraan pesta demokrasi 2019 ini sukses.

“Selama ini Sumbar selalu aman dalam setiap Pemilu. Tapi meskipun demikian, tetap harus ada antisipasi sejak dini, agar tidak terjadi konflik antar pendukung,” ujar Irwan. (fardi)