Illegal Mining di Pasaman Barat Kembali Makan Korban

BIJAKONLINE.COM (Pasaman Barat)  Illegal Mining kembali makan korban, Rezki (25)  warga Paraman Ampalu, Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) meninggal dunia akibat tertimpa pohon sawit saat melakukan aktifitas menambang emas di pinggiran Sungai Batang Marokek, Jumat, 25 Januari, 2019, sekitar pukul 12: 30 WIB.

“Benar korban tertimpa pohon sawit saat melakukan aktifitas  penambangan emas di Sungai Marokek, Nagari Sungai Aua, Kecamatan Sungai Aur, Pasaman Barat,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat, Tri Wahluyo, pada awak media.

Dikatakan, korban melakukan aktifitas penambangan dengan menggunakan alat  mesin dompeng di aliran sungai Batang Marokek di dekat areal salahsatu perkebunan  sawit perusahaan  di Kecamatan Sungai Aur, akibatnya korban tidak dapat di selamatkan karena korban tertimpa pohon sawit di dasar sungai.

Saat kejadian lanjutnya, korban tengah melakuan aktifitas penambangan yang mengarah ke tebing sungai yang di atasnya terdapat pohon sawit. Alhasil akibat sedotan mesin dompeng di areal sekitar tebing sungai  tanpa disadari pohon sawit yang ada di atas tebing tumbang ke sungai hingga menimpa badan korban. Akibatnya nyawa korban tidak dapat di selamatkan karena korban tertimpa di dasar sungai membuat korban kehabisan napas.

Kepada masyarakat yang  melakukan aktifitas illegal mining  untuk selalu berhati-hati dalam setiap aktifitasnya. Apalagi ilegal mining dengan alat dompeng tersebut  sangat rawan menelan korban serta menyalahi perundang-undangan yang berlaku tentang Daerah Aliran Sungai (DAS) (Arafat)