Pengurus Masjid Raya Kampung Baru Adakan Pelatihan Belajar Cepat Hafal Al-Quran

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)—Pengurus Masjid Raya Kampung Baru Pariaman Tengah Kota Pariaman, telah sepakati bersama untuk melaksanakan Pelatihan Metode Inovasi Belajar Cepat Menhafal Al-Qur’an 15 Menit 1 halaman dengan Nara Sumber Ustazd Jumaldi Akmal Hafizhohulloohu, dari Bandung hafiz 30 juz.

Kesepakatan itu telah diputuskan dalam rapat pengurus Masjid Rabu (5/12/2018) malam. Pesertanya terbuka untuk seluruh umat Islam Kota Pariaman, dengan catatan sudah bisa baca al-Qur’an dan punya al-Qur’an sendiri. Kemudian membawa Infak Rp. 25.000/orang (untuk Konsumsi makan siang dan snek).

Drs. H. Amiruddin Tk. Majolelo, MA, sebagai pembawa ide ini menjelaskan kepada peserta Rapat, ustazd Jumaldi Akmal, adalah staf pengajar di Lembaga Stud Ulumul Qur’an Badnung dan Jakarta. Kemudian sekarang sebagai Mahasiswa Pasca Sarjana Tafsir UIN Bandung. Disamping itu Ustazd Jumaldi Akmal, pemegang Sanad Tajwid Matn Juzari dan Alumni Makhad ‘Aly ar-Rooyah Suka Bumi.

Dijelaskan, Untuk pendaftar 100 orang pertama tidak dipungut infak (untuk konsumsi). Karena sudah ada Hamba Allah yang menyumbang dengan ikhlas dan suka rela. Bagi pendaftar di atas 100 orang, kita belum dapat donaturnya.
“Kita berharap Daurah Al-Qur’an Belajar Cepat Menghafal al-Qur’an ini dapat sambutan dari umat Islam di Kota Pariaman, teruatama yang kepengin untuk menghafal Kalam Ilahi ini,” ujar Tuanku Amiruddin.

Ustazd Jumaldi Akmal akan menjelaskan tentang Fadhillah dan Keutamaan Membaca dan menghafal Al-Qur’an. Kemudian etika dan adab-adab dalam membaca dan menghafal al-Qur’an. Setelah itu pengenalan Metode Afkar Ibda’iyah (ide-ide kreatif-inovatif) dalam menghafal 10-15 menit perhalaman.

Dalam teori belajar cepat menghafal al-Qur’an itu, juga akan diberikan jenis dan tipe manusia dalam menghafal Qur’an (Auditiori, Visual dan Kenestik). Langkah-langkah menjadi Hafiha al-Qur’an. Termasuk faktor-faktor pendukung agar dimudahkan dalam menghafal al-Qur’an. Kesalahan-keslahan yang harus dihindari sebelum memulai menghafal.
Drs. H. Amir Azli sebagai orang pertama memasyarakat dan menyuarakan Tahfiz Al-Qur’an di Kota Pariaman dan Kabuoaten Padang Paraiaman dan yang membawa ustazd Jumaldi Akmal dari Bandung, ketika hal ini disampaikan kepadanya, mengatakan sangat senang dan gembira.

“Menurut Amir Azli, al-Qur’an adalah merupakan obat yang paling ampuh untuk mengobati penyakit manusia terutama yang berhubungan dengan dada dan hati. Kemudian al-Qur’an juga sebagai pelajaran bagi seluruh umat manusia. Jadi akan merugilah manusia yang tidak mau belajar dan menghafal nal-Qur’an,” tutur Amir Azli.c

Lebih jauh disampaikan Amir Azli, sekarang sebagai umat Islam, kita telah diserang oleh berbagai penyakit dari segala penjuru, dari udara, dari darat, kiri dan kanan. Sebagai bukti berapa banyaknya manusia yang sudah kecanduan terhadap Narkoba, menonton porno grafi dan porno aksi, LGBT dan lain sebagainya.

“Salah satu obatnya adalah kembali kepada al-Qur’an. “Apabila sudah mau kembali al-Qur’an. Inshaa Allah akan bebas dari penyakit masyarakat tersebut,” tukuk Amir Azli. (amir)