Laporan Kunjungan Kerja Gubernur Sumatera Barat ke Italia

BIJAKONLINE (Trento, Italia)—Salah satu agenda kegiatan Gubernur Sumbar Prof. Irwan Prayitno dan rombongan pada hari pertama ke Milan Italia adalah penjajakan tentang kerjasama energi terbarukan bersama perusahaan ENTS (Entaglement Technology Search). ENTS adalah sebuah perusahaan Internasional yang berkantor di Trento Italia yang bergerak dibidang Wind Energy, Hydrokinetic Energy, Preventive Maintenance dan MCU System Embedded.

Topografie Sumbar yang relatif agak mirip dengan Trento Italia, yaitu berbukit-bukit, berpegunungan, serta banyaknya sumberdaya air dan angin, membuat fihak ENTS tertarik untuk menjajaki kerjasama dengan Sumbar.

“Kita berharap, fihak ENTS tertarik untuk menanamkan investasinya ke Sumbar. Mereka telah berpengalaman dalam memanfaatkan energi angin sebagai energi alternatif pembangkit listrik. Topografi di Trento ini relatif hampir sama atau mirip dengan wilayah Sumbar yang berbukit-bukit dan pegunungan. Topografie seperti ini sangat potensial menciptakan angin untuk pembangkit listrik” ungkap Gubernur Irwan Prayitno di Ristorante Pizzeria 3 Pini Rovereto, Trento Italia, Rabu (4/12).

Disamping menjajaki kerjasama soal energi angin untuk listrik di Sumbar, juga dibicarakan soal pengolahan limbah sampah yang dapat diolah menjadi energi baru dan terbarukan. Tekhnologi pengolahan sampah di Italia termasuk salah satu yang terbaik di dunia. Incinerator yang dianggap sebagai salah satu tehnologi terbaik untuk pengolahan sampah, justru di Trento Italia telah dianggap sebagai tehlonogi kuno dan ketinggalan zaman.

Hal itu disampaikan Ceffa Luca dari fihak ENTS kepada delegasi Sumbar pada saat diskusi yang dipandu oleh bapak Sumber Sinabutar dari Kedutaan bersama ibu Reni ITPC Milan.

Delegasi Pemprov Sumbar yang terdiri dari Kadis PMD, Kadis Perindag, Kadis Kebudayaan, Kadis PM PTSP, Biro Pembangunan Kerjasama dan Rantau serta Kepala Biro Humas yang dipimpin oleh Gubernur Irwan Prayitno melakukan kunjungan kerja ke Italia mulai tanggal 3 Desember sampai 9 Desember 2018, dengan agenda antara lain misi kerjasama perdagangan, promosi budaya dan pariwisata, penjajakan kerjasama investasi dan pendidikan. Turut hadir mendampingi Kepala Pusat Fasilitasi Kerjasama Kemendagri, bapak Nelson Simanjuntak.*