175 Siswa-Siswi SLTA se-Kota Padang Ikuti Dialog politik

TABLIOD BIJAK (Padang) — Sebanyak 175 siswa-siswi Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) se-Kota Padang melakukan dialog politik, di Hotel Basko, Rabu, 28 November 2018.

Dialog politik ini dilakukan untuk memberi pengertian dan pemahaman kepada murid Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tidak mendapatkan pendidikan politik di lingkungan sekolah. Padahal hampir setiap hari bersentuhan dengan isu-isu politik.

Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit menghibau pemilih pemula agar sudah mempunyai pilihan untuk Pemilihan umum (Pemilu) 2019 mendatang.

Nasrul Abit menjelaskan dalam pelaksanaannya nanti, bahwa peserta akan diberikan kebebasan penuh untuk menentukan pilihan dan diajarkan untuk menggunakan kebebasannya dengan tepat.

“Dalam politik ini ananda diajarkan kedewasaan dengan kebebasan untuk menentukan pilihan,” ujar Nasrul Abit.

Menurut Nasrul, kedewasaan menggunakan kebebasan memilih tersebut ditandai dengan pilihan yang ditentukan tidak secara sembarangan memilih pemimpin atau calon legislatif.

“Ananda adalah pribadi terdidik. Ananda harus melihat kepada siapa berikan suara. Harus bisa memperhatikan, siapa yang bertanggungjawab,” ujar Nasrul Abit.

Selain itu, Ketua Panitia Syalaluddin mengatakan, kegiatan Dialog Politik ini diadakan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan siswa SMA tentang proses demokrasi di daerah.

Lanjutnya, 3 materi utama yang akan dibahas, yaitu pemilu sebagai wahana pendidikan politik, pentingnya pendidikan politik dalam budaya yang demokratis, dan peran Pemerintah Daerah dalam pendidikan politik.

“Tujuannya agar demokrasi di daerah berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya. (fardi)