UPT BPPP Kota Pariaman Rangkul Petani Potensial

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)— Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Penyuluh Pertanian dan Perkebunan (BPPP) Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian Kota Pariaman rangkul petani potensial di Kota Pariaman sebagai Penyuluh Swadaya, Rabu, 24 Oktober, 2018.

Para petani tersebut berasal dari empat kecamatan, seperti dari Pariaman Tengah, Pariaman Utara, Pariaman Timur dan Pariaman Selatan.

Kepala UPP BPPP Balai Pertanian, Mulyadi memberikan pembekalan awal tentang pertanian kepada penyuluh Swadaya di Aula UPT Pertanian yang terletak di Desa Taluak Pariaman Selatan.

Menurut Mulyadi Dinas Pertanian mencoba merangkul masyarakat berprofesi sebagai petani yang dianggap pontensial dan mempunyai pengaruh ditengah masyarakat untuk digandeng sebagai Penyuluh Swadaya.

Penyuluh Swadaya sendiri merupakan orang yang bergerak langsung sebagai petani atau pelaku utama dan mau secara swadaya bersinergi dengan Dinas Pertanian Kota Pariaman guna mendukung pemerintah dalam menjalankan program peningkatan kesejahteraan dan kemandirian petani di Kota Pariaman.

Adapun Penyuluh Swadaya yang diundang merupakan orang pernah jadi Penyuluh dan juga calon Penyuluh dengan latar belakang spesialis pertanian beragam. Mulai dari padi, jangung, cabe, kacang, bahkan pala.

Acara diikuti 30 orang akan dijadikan Penyuluh Swadaya. Roni salah seorang Penyuluh Swadaya dari Desa Marabau Kecamatan Pariaman Selatan menyatakan sangat siap menjadi bagian dari Penyuluh Swadaya. Pria baru saja dapat penghargaan nasioanal sebagai kader TAGANA Teladan Nasional itupun berkomitmen akan melakukan yang terbaik.

Roni sendiri diketahui sudah lama menekuni dunia pertanian dan sudah memiliki chanel yang luas untuk pemasaran hasil produksi. Komitmen yang sama juga disampaikan Andri Petani kreatif yang sudah berpengalaman dengan spesialis tani Cabe dari Desa Kurai Taji.

Tak kalah semagatnya Busra petani dari Kampung Tanah Bungo Tanjung juga bertekad untuk ambil bagian. Busra saat ini sedang mengembangkan pola tanam mina Padi di Pariaman Timur. Pada sesi akhir kegiatan dilakukan penunjukan koordinator penyuluh tingkat Kota Pariaman yang diamanahkan kepda Jumadias. (jpr/amir)