Jumlah Kampung KB di Sumbar Masih Sedikit.

TABLOID BIJAK (Padang)—Pemerintah Provinsi Sumbar terus berupaya menghadirkan kampung KB di seluruh daerah Sumatera Barat dengan harapan program kampung Keluarga Berencana (KB) terintegrasi mampu mengurangi angka kemiskinan.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, dan Dukcapil (DPPKBPKS) Sumbar Novrial, pada acara peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) Tingkat Provinsi Sumatera Barat, di Gedung Rohana Kudus, Senin, 8 Oktober 2018.

Novrial menargetkan seluruh kabupaten kota di Sumbar tahun 2019 telah memiliki Kampung KB terintegrasi.”Saat ini masih enam daerah yang telah melaksanakan Kampung KB terintegrasi, Kabupaten Pesisir Selatan, Agam, Solok, Padang pariaman, Payakumbuh dan Kepulauan Mentawai,” katanya.

Menurut Novrial, jika masing-masing OPD bisa menerapkan programnya di kampung KB tentu masyarakat yang ada dalam kawasan kampung KB bisa sejahtera.

“Sebagian warga ada yang masuk kategori miskin, dengan program yang ada di masing-masing OPD tentu bisa diperuntukkan bagi mereka,” sebutnya.

Novrial mengatakan, bahwa saat ini dana untuk program tersebut sangat terbatas, belum lagi sumber daya untuk mengelola kampung KB tersebut.

“Mudah-mudahan tahun depan sebanyak 182 kampung KB terintegrasi bisa terlaksana di seluruh kabupaten kota di Sumbar,” harapan Novrial. (fardi)