Gubernur Sumbar Lantik Wako dan Wawako Pariaman dan Padang Panjang

TABLOID BIJAK (Padang)—Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno melantik Walikota dan Wakil Walikota Pariaman dan Padang Panjang masa jabatan periode 2018-2023, di Aula kantor gubernur Sumatera Barat, Selasa, 9 Oktober 2018.

Gubernur melantik Dr.H.Genius Umar, S.Sos, M.Si dan Drs. Mardison Mahyuddin, MM sebagai Walikota dan Wakil Walikota Pariaman. Sedangkan, H. Fadly Amran, BBA dan Asrul sebagai Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang.

Usai pelantikan dalam sambutanya Irwan Prayitno mengucapkan selamat bagi Walikota dan Wakil Walikota terpilih.

Lanjutnya, untuk Wako dan Wawako terpilih harus proaktif bertanya dan mengikuti proses-proses yang ada di pusat, khususnya tentang peraturan.

Menurut gubernur, potensi yang ada harus di gali, maka Wako dan Wawako Pariaman dan Padang Panjang haruslah mendata potensi kota masing-masing karena pasti banyak yang perlu dimaksimalkan dan berdayakan.”Potensi daerah itu diarahkan untuk kesejahteraan rakyat, rakyat harus sejahtera, pendapatan meningkat, kemiskinan berkurang dan pengangguran tidak ada dan rakyat hidup senang,” katanya..

Kemudian, lanjut gubernur,  potensi yang ada di kota masing-masing mengumpulkan segala potensi yang ada disekitar yang bisa diarahkan potensi yang ada untuk mencapai tujuan bersama.

Selain itu, Walikota Padang Panjang Fadly Amran didampingi Wakil menyampaikan, tahun pertama akan merevitalisasi aset-aset yang ada untuk memberdayakan apa yang sudah ada di Padang Panjang.

Lanjutnya, ada beberapa program yang akan menyentuh langsung kepada masyarakat diantaranya program siagap margensi yang dikoordinasikan antara dinas kesehatan dan rumah sakit, yang masyarakat sakit di jemput dan diantar jika ada ke kota lain.

Selain itu, Walikota Padang Panjang Genius Umar didampingi Wakil menyampaikan, tahun pertama akan berkonsentrasi di bidang pariwisata, pendidikan, dan kesehatan.

“Di pariwisata kita akan metata ulang dan menambah destinasi-destinasi baru serta kunjungan pariwisata,” ujar Genius Umar.

Lanjutnya, di pendidikan mempunyai program satu rumah satu sarjana bagi keluarga miskin dan tahun ini sudah memasukan beberapa anak muda pariaman dari keluarga miskin untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi, dan sudah bekerja sama dengan Politeknik Negeri Padang.

Lebih lanjutnya, untuk pendidikan ada sekitar 15 ribu warga miskin, karna semua harus memiliki asurasi, tetapi yang bisa memiliki yang berasal dari PNS, TNI, Polri dan khusus keluarga miskin diansurasikan oleh pemda melalui JKN Nasional. (fardi)