Majelis Ta’alim Arafah 18 Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kota Pariaman Terbentuk

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)—Majelis Ta’alim Arafah 18, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Pariaman terbentuk Pasca kembalinya, jemaah Haji Kota Pariaman 2018 dari Mekkah, Minggu (30/9/2018) di Mushallah Kantor Wali Kota Pariaman.

Terpilih sebagai Ketua H. Novri Mahmud, Sekretaris Hj. Suarni Alif dan Bendahara, H. Ali Zarman. Tujuan pembentukan Majelis Ta’lim Arafah 18 ini, dalam untuk menyambung Tali Silaturahmi, sesama jemaah haji Kota Pariaman.

“Sehingga ukhwah Islamaiyah yang sudah terjalin selama melakansakan ibadah haji lebih kurang 43 hari, mulai dari keberangkatan sampai pulang kembali, tidak hilang begitu saja,” ujar Ketua IPHI Kota Pariaman, Drs. H. Ali Anis.
Menurut Ali Anis Jemaah Haji Kota Pariaman tahun 2018, tidak ada yang tinggal di Kota Madinah atau di Kota Mekkah, berapa yang pergi dan pulang kembali sebanyak itu. Artinya, semua selamat dan keluarga yang mengantar dan menjemput tidak yang ada berurai air mata.

“Kita berharap Jemaah Haji Kota Pariaman 2018, medapat haji Mabrur pada sisi Allah Swt,” tukuk Ali Anis.
Ditambahkan Ali Anis, pembuktian haji Mabrur atau tidaknya setelah kembali ini di lingkungan masing-masing dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang mendapatkan titel haji Mabrur itu, ada peningkatan ibadah dan sosial di tengah-tengah masyarakat.

“Gelar haji Mabrur bukan hanya dalam ucapan tetapi terlihat dalam perbuatan. Untuk itu, jaga dan peliharalah gelar haji Mabrur dengan perbuatan dan tingkah laku,”ulang Ali Anis.

Pengeurus yang terpilih langsung dilantik oleh Kakamenag Kota Pariaman, Drs. H. Muhammad Nur, MA. Pesan dari Muhammad Nur kepada pengurus dan anggota Majelis Ta’alim Arafah 18, lakukanlah kegiatan dan pertemuan minimal 1 kali dalam sebulan. 

Supaya Ukhwah Islamiyah yang sudah dibina selama pelaksanaan ibadah haji tetap tumbuh dan terjalin dengan baik. Karena persaudaraan selama di Tanah Suci, jangan dibiarkan hilang begitu saja. Mungkin banyak kenangan manis dan pahit, seeri di Arafah, Muzdhalfah dan Mina.

“Tuliskan semua kenangan indah di Arafah, Muzdhalifah dan Mina ke dalam profil organisasi Majelis Ta’lim Arafah 18, “ tegas Muhammad Nur.

Ketua Majelis Ta’lim Arafah 18, H. Novri Mahmud, sebelumnya telah memutuskan bersama anggota, setiap bulan minggu kedua diadakan pertemuan yang diisi dengan Tausiah dan tabuangan untuk pergi Umrah bersama kembali. (amir)