Catatan Tuanku Amiruddin dari Makkah (35): Jemaah Haji Kota Pariaman Selesaikan Tawaf Ifadah

Alhamdulillah, dengan menyebut nama Allah SWT. Jemaah haji Kota Pariaman, berhasil menyelesaikan Tawaf Ifadah. Dilanjutkan dengan Sa’i Safa Marwa dan Tahlul Sani, tepat pukul 10 malam, Waktu Arab Saudi (WAS) pukul 2 dinihari WIB.

Tawaf Ifadah adalah rukun haji yang wajib dilakukan, artinya kalau tidak dilaksanakan maka ibadah haji yang dikerjakan tidak sah. Makanya seluruh Jemaah Haji yang sudah selesai melontar jumroh Ulla Wustha dan Akabah pada hari ketiga, mereka bergegas untuk pulang ke Makkah dan selanjutnya mengerjakan Tawaf Ifadah.

“Jemaah haji yang selesai melaksanakan kegiatan Tawaf Ifadah, Sa’i dan Tahlul Sani, seluruh larangan Ihram sudah lepas dan Jemaah Haji sudah boleh melakukan hubungan suami isteri bagi yang ingin,” ujar Muhammad Nur.

Menurut Muhammad Nur Kegiatan Jemaah haji menjelang datangnya jadwal kembali ke Tanah Air, bisa melakukan Tawaf Sunat atau mungkin ingin membadalkan Umrah orang tua dan guru atau saudara.

“Kesempatan ini bisa digunakan sebaik mungkin atau ingin iktikaf di Masjidil Harram dan amalan yang dapat dilakukan,” tukuk Muhammad Nur.

Untuk Jemaah Haji Kota Pariaman masih ada waktu untuk tinggal di Kota Makkah 15 hari lagi.
“Untuk itu perlu adanya upaya dengan sungguh sungguh, sehingga tidak ada penyesalan setelah sampai di rumah nanti,” ulas Muhammad Nur lagi.

Lebih lanjut dikatakan, mungkin ada saudara tetangga teman dan keluarga yang meminta di do’a kan di depan pintu Ka’bah supaya mereka bisa melakukan ibadah haji ke tanah suci Makkah Al Mukaromah.

“Sekaranglah waktunya, karena kita sudah selesai melakukan ibadah haji dengan rangkaian ibadah yang telah ditetapkan rukunnya dan wajibnya,” tukuk Hj. Suarni Alif.