Catatan Tuanku Amiruddin dari Madinah (8): CHJ Kota Pariaman Shalat di Masjid Nabawi

Semangat dan minat jemaah haji Kota Pariaman untuk melakukan ibadah shalat ke masjid Nabawi, cukup tinggi walaupun dalam kondisi kurang sehat dia tetap berusaha untuk untuk pergi.

Seperti Suarni dan Kornida. Menurut Suarni, selagi masih bisa berjalan tetap berusaha untuk pergi shalat ke masjid Nabawi. “Terasa rugi rasanya kalau tidak pergi, ” ujar Suarni yang mengalami sakit mencret di tengah malam.

Ketika bangun shalat subuh temannya menyarankan untuk tidak pergi ke Masjid Nabawi, di hotel shalat subuh nya.
“Walaupun ibadah arbain sunat tetapi rasanya kurang lengkap kalau tidak pergi ke masjid Nabawi,” tutur Suarni sambil berjalan.

Sebelumnya yang mengalami sakit serupa Ibuk Kornida, juga tidak mau kalah dan tetap pergi ke masjid Nabawi.
Menurut Kornida, sakit tidak menghalangi untuk beribadah, bisa saja ini sebagai ujian keimanan kita dari Allah SWT.”Alhamdulillah, saya sudah sehat walafiat kembali,” tuturnya.

Baik Suarni maupun Kornida selalu di dampingi suaminya untuk pergi ke masjid Nabawi.
Ketua Rombongan 7 Drs. H. Maswar berharap jemaah Kota Pariaman selalu menjaga kesehatan dan fisik karena perjalanan ibadah kita masih panjang dan puncak nya di Arafah.

Menurut Maswar boleh saja pergi ke masjid Nabawi untuk shalat berjamaah selagi tidak mempengaruhi kepada fisiknya. “Selagi masih kuat boleh saja pergi ke Masjid Nabawi untuk shalat berjamaah,” tukuk Maswar. (Amiruddin waratwan tabloidbijak.com)