Menyedihkan, Atlet Dayung Pessel yang Ikut Dragon Boat Tidur di Musala

BIJAK ONLINE (Padang)—-Menyedihkan. Begitulah nasib atlet dayung dari Pesisir Selatan yang mengikuti Festival Dragon Buat Kota Padang, yang pertandingan telah dimulai, Kamis, 2 Agustus, 2018 di Bandabakali, Kota Padang.

Kenapa menyedihkan? Karena atlet dayung yang dilatih Hendri Supriyandi tersebut terpaksa tidur di Musala Komplek Asrama Haji Parupuk Tabing Padang, karena keterbatasan dana.

“Modal kami hanya semangat,” kata Hendri Supriyadi ketika dihubungi Tabloidbijak.com, melalui selulernya, Kamis, 2 Agustus, 2018.

Sedangkan mengenai tidur di Asrama Haji, kata Hendri, lebih karena terpaksa dan tak ada pilihan lain, karena atlet sudah berada di Asrama Haji dan waktu itu hari itu sudah larut malam. “Kalau mau nginap di hotel, kami tak punya dana dan terpaksalah apa adanya,” kata Hendri.

Di Asrama haji tersebut, satu kamar diisi 17 orang dan selebihnya terpaksa tidur di musala. “Dan sekarang semua atlet terpaksa numpang lagi tidur di kantor Partai Hanura, Sawahan,” kata Hendri.

Sebelumnya, kata Hendri, telah diupayakan juga untuk numpang tidur di Wiswa IKPS Padang, di Tapibandabakali. “Sayangnya, di Wisma IKPS tak ada kamar mandinya yang bisa menampung semua atlet.Begitu juga WC,” kata pelatih ini.

Keberangkatan ke Padang saja, kata Hendri lagi, untung dibantu beberapa pengurus dan anggota DPRD Pessel. “Syukirlah, kami masih bisa bertanding di Padang,” keluhnya. (prb)