Catatan Tuanku Amiruddin (5): CJH Kloter 11 Padang Berziarah ke Maqam Baqi

Pada hari keempat, di Madinah Rabu (1/8/2018). CJH dibawa ziarah ke Maqam Baqi. Jannatul Baqi adalah pemakaman utama yang terletak di Madinah, Arab Saudi, berseberangan dengan masjid Nabawi dimana Nabi Muhammad di kuburkan di pemakaman ini banyak terdapat keluarga serta sahabat Nabi Muhammad Saw yang di kuburkan.

Ketua Tim Pembibing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) H. Muhammad Nur, MA, ketika ditanya disela sela ziarah di pemakaman Baqi, mengatakan seluruh isteri dan anak anak Nabi Muhammad Saw, selain dari Khadijah berkubur di Baqi Madinah ini. “Seluruh anak anak dan istri Nabi Muhammad Saw, bermakam disini, ” ujar Muhammad Nur.
Menurut Muhammad Nur, sampai kini pemakaman ini telah menjadi pemakaman umum untuk umat Islam Madinah.

Perempuan tidak diperbolehkan masuk Maqam Baqi’, karena ramainya penziarah laki laki, di takutkan ada gesekan dengan perempuan disamping itu perempuan suka menangis dan berhiba hati di kuburan. “Masyarakat Arab tidak membolehkan perempuan ikut ke kuburan, ” tutur Kankemenag Kota Pariaman ini.

Sebelumnya Muhammad Nur mengatakan kepada CJH untuk masuk ke Raudah di harapkan jamaah punya inisiatif bisa bergurub dan berkelompok karena tidak bisa untuk dipandu secara Kloter disebabkan ramainya orang yang ingin masuk ke Raudah tersebut. “Saya minta CJH harus punya inisiatif sendiri sendiri, atau berkelompok,” tukas Muhammad Nur lagi.

Raudhah salah satu tempat yang dimuliakan Allah SWT. “Di antara rumah ku dan mimbarku ada Raudhah min riyadhil Jannah (sebuah taman di antara taman taman Surga.” ( HR. Bukhari).

Raudhah tempat seluas sekitar 330 M persegi itu menjadi yang akan dilewatkan jamaah Umrah dan Haji yang datang ke Masjid Nabawi.

Mereka rela berdesakan antrian untuk sekedar shalat 2 rakaat di Raudhah itu atau masjid Nabawi.
“Shalat di masjid ku ini lebih utama dari pada shalat di masjid masjid lain. Kecuali di masjidil Haram. ” (HR. Ahmad). (bersambung)