Bupati Syahiran Lepas 279 Calon Jemaah Haji Pasaman Barat

BIJAKONLINE.COM(Pasaman Barat)– sebanyak 279 orang Calon Jemaah Haji (CJH) asal 11 Kecamatan di Pasaman Barat di lepas Bupati Pasbar, H. Syahiran. MM, menuju Asrama Haji Padang Sumatera Barat (Sumbar) untuk berangkat ke tanah suci menunaikan ibadah haji.

Pantauan media Bijakonline.com, Rabu 1 Agustus 2018, sekita pukul 16.00 WIB, orang nomor satu Pasbar itu melepas rombongan secara resmi sebanyak 279 orang JCH kloter 16 asal Pasbar 1439 H menuju asrama haji embarkasi Padang. Selanjutnya JCH akan berangkat menuju tanah suci pada tanggal 3 Agustus mendatang.

Dalam kesempatan itu, Bupati Syahiran berpesan kepada seluruh JCH untuk mengikuti segala aturan panitia pendamping agar pelaksanaan ibadah haji di tanah suci dapat berjalan dengan tertib serta menjadi hajo yang mabrur dan dapat kembali ke tanah air dalam keadaan selamat.

Selain itu diharapkan mampu menjaga kondisi kesehatannya selama menjalankan ibadah haji. Mengingat cuaca di tanah suci lebih panas yakni mencapai 50 derajat celcius, untuk menghindari dehidrasi dan gangguan kesehatan lainnya akibat cuaca yang terlalu panas, bupati menghimbau kepada JCH untuk memperbanyak beribadah dan konsumsi air saat berada di tanah suci.

“Jaga kesehatan selama disana. Beribadahlah dengan tertib dan disiplin. Disana juga cuaca lebih panas dari pada di tanah air. Banyak-banyak konsumsi air agar tidak dehidrasi, jaga kesehatan, tingkatkan kesabaran, ikhlas dalam menjalankan ibadah dan tetap kompak selama berada di tanah suci” katanya.

Sedangkan untuk keberangkatan JCH kloter 16 Pemda Pasbar memfasilitasi keberangkatan jamaah dengan menyediakan 11armada bus untuk keberangkatan JCH dari Pasbar menuju asarama haji Padang Sumatera Barat.

“Kita sediakan 11 bus untuk memfasilitasi keberangkatan JCH menuju asrama haji Padang. Sebelum diberangkatkan JCH juga sudah difasilitasi dalam pelaksanaan manasik haji di tingkat kecamatan dan manasik haji massal tingkat kabupaten,” jelas Syahiran.

Menurutnya, yang terpenting dari keberangkatan jamaah tersebut adalah, berangkat haji harus didasarkan dengan niat ikhlas dalam beribadah dan semata-mata hanya berharap ridho Allah sehingga menjadi haji yang mabrur.

“Niatkan keberangkatan ini semata-mata hanya untuk beribadah kepada Allah. Memenuhi rukun Islam. Jangan lagi berpikir tentang pekerjaan di kampung halaman, fokuslah untuk beribadah di tanah suci, semoga menjadi haji yang mabrur,” ungkapnya. (Arafat)