Catatan Tuanku Amiruddin: Perjalanan Calon Jamaah Haji Kloter 11 Madinah (3)

HARI kedua berada di Madinah CJH Kloter 11 Padang dibawah Pimpinan Kloter Hendri Yazid, Pimpinan Ibadah H. Muhammad Nur dibawa berkunjung ke Masjid Quba dan ke Bukit Uhud serta kebun korma, Senin (30/7/2018).
Masjid Quba adalah Masjid pertama dibangun Rasulullah S.A.W, pada tgl 8 Rabiul Awal 1 Hijriyah. Masjid Quba terletak di luar Kota Madinah, tepatnya sekitar 5 KM disebelah Tenggara Kota Madinah.

Madjid Quba saat ini berbeda dengan masjid Quba pada masa Rasulullah, S.A.W dulu. Saat ini masjid Quba telah direnovasi dan diperluas pada masa Kerajaan Arab Saudi. Renovasi dan perluasan masjid quba menelan biaya 90 juta riyal dengan daya tampung 20 jamaah. Renovasi dilakukan pada tahun 1986.

Menurut Hadits Rasulullah S. A.W, yang diriwayatkan Tirmidzi, “Barangsiapa yang bersuci di rumahnya, kemudian pergi ke Masjid Quba, lalu shalat di dalam masjid Quba, maka baginya pahala seperti pahala Umrah.

Setelah jamaah melaksanakan shalat sunat 2 rakaat di masjid quba. Jamaah dibawa berziarah ke Jabal Uhud.
Jabal Uhud adalah bukit yang dijanjikan kelak ada di Surga. Tidak seperti gunung yang berada di Kota Madinah. Jabal Uhud memiliki keistimewaan tersendiri. Tidak seperti kelompok gunung yang tidak seperti gunung yang bersambung dengan yang lain.

Karena itu warga Kota Madinah menyebutnya dengan sebutan Jabal Uhud yang mengartikan dengan kata lain bukit menyendiri.

Jika kita hendak melihat bukit yang terdapat di Surga maka berziarah lah ke Bukit Uhud. Nabi S. A. W bersabda “Bukit Uhud ialah salah satu dari bukit-bukit yang terdapat di Surga”. Demikian Hadist yang dirawikan Bukhari.

CJH Kloter 11 Padang dibawa dengan 10 bus berangkat pukul 6 Waktu Arab Saudi dan kembali pukul 11, sehingga CJH tetap bisa shalat berjamaah di Masjid Nabawi. Selain ke Masjid Quba dan Bukit Uhud, juga dibawa berkunjung ke kebun Kurma di wilayah Quba. Bagi yang berminat bisa berbelanja dan bagi yang tidak bisa mencicipi buah kurma sekedarnya yang disebut orang Arab dengan kata halal. (bersambung).