Catatan Yal Aziz: Shalat Subuh Berjemaah Bersama Walikota Padang

SAYA termasuk warga Kota Padang yang beruntung bisa melaksanakan shalat subuh berjemaah yang imamnya Walikota Padang, Mahyeldi Ansyarullah. Kenapa beruntung? Karena shalat Subuh merupakan shalat yang istimewa dari shalat-shalat lainnya, karena untuk menunaikan shalat ini kita harus melawan rasa kantuk yang luar biasa, serta bangkit untuk meninggalkan kasur yang empuk dan selimut yang hangat.

Keberuntungan yang lain, karena tak semua masyarakat punya kesempatan jadi makmum dengan imamnya Walikota Padang. Kemudian seusai shalat, saya dan Walikota Padang sama-sama menengadahkan tangan bermohon pengampunan dosa dari Allah Yang Maha Kuasa penguasa alam ini.

Bagi saya, shalat subuh yang imammnya Walikota Padang ini, merupakan pengalaman dan kesempatan pertama. Konon kabarnya, waktu mubalig kondang Abdul Somat berceramah di Masjid Nurul Iman Kota Padang, Walikota Padang juga menjadi imam dan Abdul Somad pun memberikan pujian. Tapi kalau shalat magrib, rasanya sudah ada lima kali saya shalat di musalla rumah dinas Walkota Padang tersebut.

Khusus shalat subuh, ada kata-kata berupa seruan atau ajakan untuk melaksanakan shalat subuh tersebut. “Assholaatu khairum minan naum yang artinya, shalat itu lebih baik daripada tidur”.

Sebenarnya, banyak sekali keutamaan shalat subuh berjamaah tersebut. Diantaranya, kita sebagai manusia berada dalam jaminan Allah sebagaimana hadist Nabi Muhammad SAW.

“Barangsiapa yang shalat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah. Oleh karena itu jangan sampai Allah menuntut sesuatu kepada kalian dari jaminan-Nya. Karena siapa yang Allah menuntutnya dengan sesuatu dari jaminan-Nya, maka Allah pasti akan menemukannya, dan akan menelungkupkannya di atas wajahnya dalam neraka jahannam.” (HR. Muslim no. 163)

Kemudian shalat subuh yang kita laksanakan juga disaksikan oleh para Malaikat, karena orang yang melakukan shalat Subuh berjamaah akan disaksikan oleh para malaikat yang bertugas di malam hari dan para malaikat yang bertugas di siang hari. Bahkan, ketika waktu subuh tiba, bergantian para malaikat yang bertugas pada malam hari akan naik ke langit dan para malaikat yang bertugas pada siang hari turun ke bumi.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Malaikat-malaikat siang bergantian mendampingi kalian dengan malaikat-malaikat malam, dan mereka berkumpul pada waktu sholat Subuh dan Ashar. Setelah itu, malaikat yang semalaman menjaga kalian naik ke langit, lalu Allah bertanya kepada mereka – dan Dia lebih tahu tentang mereka-, ‘Bagaimana kalian tinggalkan hamba hamba Ku?’ Mereka menjawab, ‘Kami meninggalkan mereka dalam keadaan sholat, dan kami datang kepada mereka ketika mereka sholat,” (HR Bukhari)

Yang tak kalah hebatnya, orang yang shalat subuh dijauhkan dari Sifat munafik; “Shalat yang dirasakan paling berat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaannya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak. Sungguh aku berkeinginan untuk menyuruh seseorang sehingga shalat didirikan, kemudian kusuruh seseorang mengimami manusia, lalu aku bersama beberapa orang membawa kayu bakar mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat, lantas aku bakar rumah-rumah mereka.” (HR Al-Bukhari nomor 141 dan Muslim nomor 651)

Selanjutnya, shalat subuh berjamaah juga sangat besar hikmahnya dan shalat subuh juga berkaitan dengan pembagian pembagian rezeki.”Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS.Ath Thalaq : 2-3).

Keutamaan lainnya, ternyata shalat subuh setara dengan shalat malam semalam suntuk. “Barang siapa yang melaksanakan shalat Isya’ secara berjamaah di masjid maka ia seperti shalat malam separuh malam. Dan barang siapa melaksanakan shalat subuh secara berjamaah maka ia seperti shalat malam satu malam penuh.” (HR Muslim)

“Shalat terberat bagi orang-orang munafik adalah shalat Isya’ dan subuh berjamaah di mesjid. Padahal seandainya mereka mengetahui pahala pada kedua shalat tersebut, tentu mereka akan mendatanginya walaupun harus merangkak.” (HR Ahmad).

Kelebihan lain shalat subuh juga sebagai penyelamat dari neraka. Nabi SAW bersabda; “Tidak akan masuk neraka, orang yang melaksanakan shalat sebelum matahari terbit dan sebelum tenggelamnya.” (HR.Muslim).

Untuk itu kini, mumpung usia masih muda dan ketahan fisik masih prima, tak ada salahnya juga kita melaksanakan shalat subuh secara berjemaah, di masjid-masjid yang dekat dengan lingkungan tempat kita tinggal. Buruaaaaannnn. Semoga