HUT Kota Pariaman Ditandai dengan Sidang Paripurna

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)—Pembukaan Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Pariaman ke 16. Acara diawali dengan Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Pariaman yang dipimpin Ir. Syafinal Akbar, MT sebagai Pimpinan Dewan, didampingi Wakil Pimpinan Fitri Nora, di Ruang Sidang Utama, Senin (2/7/2018).

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengatakan, Pariaman kota otononom dengan lika-liku perjuangan yang amat panjang menuju kota yang defenitif, Kota Pariaman akhirnya resmi terbentuk sebagai kota otonom pada tanggal 2 Juli 2002 berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kota Pariaman di Provinsi Sumatera Barat.

“Sebelumnya, Kota Pariaman berstatus Kota Administratif (Kotif) berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 1986 dan menjadi bagian dari Kabupaten Padang Pariaman sekaligus ibukota kabupaten,” terangnya.
Kotif Pariaman, lanjut Mukhlis, diresmikan pada tanggal 29 Oktober 1987 oleh Menteri Dalam Negeri Soepardjo Roestam dengan Walikota Administratif pertamanya Adlis Legan, perjuangan untuk mendirikan Kotif inipun cukup berat, namun berkat kegigihan Bupati Padang Pariaman pada masa itu Anas Malik, Kotif Pariaman akhirnya dapat diwujudkan.

“Dari perjalanan panjang Kota Pariaman, mulai proses dari camat menjadi kotif dan kota otonom sampai sekarang, itulah bentuk dari kemajuan Kota Pariaman dan kemajuan yang kita sekarang bukan hanya bisa dicapai saat ini, tapi proses yang sudah kita lalui maka jadilah Kota Pariaman seperti saat sekarang ini, jadi keberhasilan itu tidak bisa terputus tapi sambung menyambung,” pungkasnya.

Dikatakannya, Kota Pariaman adalah salah satu kota tujuan destinasi wisata di Sumatera Barat, ikon-ikon wisata yang ada di Kota Pariaman seperti daerah pesisir pantai dan pulau-pulau yang ada adalah yang memberi peran positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Kota Pariaman dan hasil itu sudah dirasakan oleh masyarakat Kota Pariaman pada saat sekarang ini.

“Destinasi wisata adalah merupakan magnet bagi Kota Pariaman, tidak terlepas dari itu budaya pariaman yang sangat beragam yang bisa kita handalkan dapat kita angkat untuk mendukung pembangunan Kota Pariaman,” ujarnya.

Mukhlis juga menyampaikan, contohnya saja dalam Pilkada di Kota Pariaman yang telah berlalu, hal wajar jika ketika pilkada kita terbelah menjadi berkotak-kotak tapi tidak perlu kita permasalahkan karena negara kita adalah negara demokratis dan kembali menjadi satu setelah Pilkada usai.

Gubernur Sumbar diwakili oleh Asisten III Nasir Ahmad menyampaikan, atas nama Pemerintahan Provinsi mengucapkan selamat ulang tahun Kota Pariaman yang ke-16, dengan kita memperingati hari jadi Kota Pariaman ini tentu ini menjadi bagian penting bagi kita untuk dapat melakukan evaluasi dari aspek pembangungan Kota Pariaman dari tahun ke tahunnya.

“Kita memahami bahwa keberadaan Kota Pariaman berdasarkan UUD nomor 12 tahun 2002 Kota Pariaman sebagai kota kecil yang mempunyai geografis yang sangat strategis didaerah Provinsi Sumatera Barat,” terangnya.

“Mari kita jadikan potensi yang ada di Kota Pariaman untuk membangun dan mengembangkan Kota Pariaman, hal yang perlu menjadi perhatian kita kedepan adalah tentang bagaimana Kota Pariaman ini maju dan setara dengan kota – kota besar yang ada di Indonesia,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wawako Genius Umar, Muspika dan Muspida Pariaman, Pimpinan BUMN/BUMD, Pengurus Parpol, Mantan Wakotif Pariaman Martias Mahyuddin, Mantan Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin, Kepala OPD, Camat dan Kepala Desa/Kelurahan se-Kota Pariaman.

Paripurna ini disaksikan juga 17 orang anggota DPRD Kota Pariaman, Sekdako Pariaman Indra Sakti, Asisten dan staf ahli Setdako Pariaman, Ketua Dekranasda Ny. Reni Mukhlis, Ketua GOW Ny. Lucyanel Arlym Genius, serta para undangan dari Perwakilan Kepala Daerah se-Sumbar. [mc/amir]