OSN Lahirkan Ilmuan Muda yang Berintegritas

BIJAK ONLINE (Padang) — Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan arena penguatan pendidikan karakter. kementerian pendidikan dan kebudayaan berharap karakter yang ditumbuhkan melalui OSN seperti kerja keras, tekun, teliti dan jujur dapat mencetak siswa-siswi Indonesia menjadi ilmuwan hebat.

Demikian yang disampaikan Direktur Jenderal Dikdasmen, Hamid Muhammad, Ph. D yang mewakili Mendikbud saat membuka Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Auditorium Universitas Negeri Padang (UNP), Senin, 2 Juli 2018.

Menurut Hamid, karakter lain yang tak kalah penting dikembangkan lewat OSN adalah integritas. Kerusakan di negeri ini, mulai dari korupsi hingga kejahatan siber, tambahnya, dilakukan oleh orang-orang berpendidikan tetapi tidak memiliki integritas.

“Kita menginginkan setiap siswa memiliki integritas, yaitu sikap jujur yang dilandasi prinsip-prinsip moral yang kokoh,” ujar Hamid Muhammad.

Lanjutnya, orang pintar pun tidak cukup, di nagari ini banyak sekali orang pintar tapi belum bisa menyumbang perubahan signifikan bagi kesejahteraan rakyat. Maka, diperlukan orang pintar sekaligus berintegritas. “OSN melahirkan para ilmuan muda yang berintegritas,” tegasnya.

Hamid berharap ajang tahunan OSN ini menjadi sarana siswa dari berbagai daerah untuk mengembangkan potensi diri dalam bidang sains dan mempertahankan nilai-nilai budaya bangsa.

Para peserta OSN pun dapat saling mempererat wawasan kebangsaan dan persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Keseluruhan peserta OSN berjumlah 1.433 siswa, terdiri dari tingkat SD sebanyak 272 siswa,SMP sebanyak 396 siswa, dan SMA sebanyak 765 siswa.

Total parsipan jika ditambah dengan pendamping, pembina, juri, asisten juri, panitia pusat, dan panitia daerah adalah sebanyak 2.159 orang.

Peserta OSN akan berlaga dalam 11 bidang lomba yaitu Matematika, IPA, IPS, Informatika/Komputer, Kimia, Biologi, Kebumian, Geografi, Astronomi, dan Ekonomi dengan memperebutkan 420 medali dengan 70 medali emas, 140 medali perak, dan 210 medali perunggu.

Pelaksanaan OSN 2018 dapat dipantau melalui laman Ditjen Dikdasmen (dikdasmen.kemdikbud.go.id), media sosial fecebook (osn Kemendikbud & Dikdasmen_Kemdikbud), Twitter (osn_Kemdikbud & DikdasmenDikbud), dan Instagram (osn_kemdikbud & @dikdasmen_kemdikbud).