Wagub Sumbar Lakukan Video Conference Masalah Pilkada

Wagub Sumbar Lakukan Video Conference Masalah Pilkada

BIJAK ONLINE (Padang) — Wakil Gubernur Sumatera Barat melakukan video conference pelaksanaan pilkada di conference room kantor gubernur, Rabu, 27 Juni 2018.

Sekitar pukul 13.00 WIB, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit melakukan video conference dan didampingi menkopolhukam dan kemendagri.

Dalam video conference dengan pusat Nasrul Abit menyampaikan ada 4 kota tahun ini pilkada yaitu Kota Padang, Kota Pariaman, Kota Padang Panjang, dan Kota Sawah Lunto.

Selanjutnya, Jumlah keseluruhnya 675.050 orang dengan 1982 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Hari ini, kaata wagub, dirinya sudah berkeliling dan pada pukul 13.00 TPS sudah ditutup semua dan pada pukul 14.00 melakukan perhitungan suara.

Kondisi di 4 Kota dalam kondisi aman, dan mudah-mudahan hari ini bisa selesai dan malamnya sudah bisa sementara untuk diketahui siapa yang lebih unggul.

“Pagi tadi kita keliling di tiga kota yaitu Kota Padang, Kota Pariaman, dan Kota Padang Panjang,” ujar Nasrul Abit setelah melakukan video conference.

Nasrul Abit mengatakan sampai hari ini sesuai dengan jadwal jam 13.00 sudah ditutup, dan tidak ada permasalahan dan memang kemaren ada sedikit masalah di Sawah Lunto yaitu ada hujan, tetapi sekarang sudah bisa diatasi dan sekarang semua proses pemilihan sudah selesai dan saat ini sedang melakukan perhitungan suara.

“Harapan kita nanti malam ini sudah selesai semua untuk sementara kita mendapatkan hasilnya,” ujar mantan bupati Pessel dua periode itu.

“Himbauan kita adalah kepada seluruh kepala daerah untuk menjaga keamanan di daerah masing-masing dan kita juga menghimbau kepada yang menang jangan bersenang hati atau bersukaria untuk memancing-mancing yang kalah, dan yang kalah bisa menerima hal ini dan tentu mari kita ikuti proses ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Nasrul Abit lagi.

Nasrul Abit berharap walikota terpilih adalah orang-orang yang betul-betul keinginan masyarakat untuk bisa melanjutkan pembangunan yang selama ini sudah dilaksanakan oleh para walikota terdahulu.

Nasrul Abit mengatakan sampai hari ini tidak ada temuan, karena dari panwaslu karena itu semua dari bupati walikota dan setiap walikota tadi didampingi oleh panwaslu dan KPU, dan biasanya protes nanti sesudahnya, dan berharapan semua aman dan berjalan lancar.

Mengenai partisipasi pemilih Nasrul Abit juga menyampaikan, harapanya seperti Padang Panjang mereka berharap 77,5 persen, Pariaman 77 persen, dan Padang juga diatas 70 %, dan di Sawahlunto antara 70 dan 80 persen karena ini proses perhitungan belum dapat diketahui.

“Harapan kita Sumatera Barat berharap 77 persen dan mudah-mudahan bisa tercapai,” Harapan Nasrul Abit.

Nasrul Abit juga menyampaikan ada Surat Keterangan (Suket) yang belum dilaporkan, dan Dupcapil sudah menyiapkan semua, seperti di Sawah Lunto tadi hanya ada 2 orang. Jadi, suket ini akan dilaporkan perpindahan-perpindahan yang mereka keluarkan surat keterangan itu, dan tentu ini menjadi lampiran dari pada laporan kita ke kemendagri, dan mudah-mudahan tidak ada masalah. Jadi, mereka semua sudah tau aturanya yaitu mereka harus melaporkan ada atau tidaknya suket. (fardi)