Pemprov Sumbar Imbau Warga Pariaman Ramah Melanyani Wisatawan

BIJAK ONLINE (Pariaman)—Mengingat Kota Pariaman merupakan salah satu destinasi wisata utama di Sumatera Barat (Sumbar), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar imbau warga Kota Pariaman untuk ramah, membuka diri, berlapang hati, serta ikhlas menyambut dan melayani perantau maupun wisatawan yang berkunjung ke Pariaman, khususnya selama libur Lebaran.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Kependudukan, dan Catatan Sipil, Novrial, mewakili Sekretaris Daerah Prov. Sumbar Ali Asmar yang berhalangan hadir pada acara Silaturahmi Ramadan Pemprov Sumbar di Masjid Raya Ketaping, Desa Nareh Hilia, Kec. Pariaman Utara, Selasa (12/6).

Dikatakannya, “Butuh keikhlasan Bapak Ibu manarimo pendatang nan datang ka mari. Banyak nan ka tibo. Kami harap Bapak Ibu bisa melayani dengan baik tamu-tamu wak ko.”

Sikap ramah dan terbuka yang ia mintakan, sambungnya, tidak terbatas pada pelaku usaha yang bergerak di, atau terkait dengan bidang pariwisata kota saja, tapi juga bagi seluruh warga Kota Pariaman secara umum.

“Jadi indak untuak nan manggaleh sajo. Bapak Ibu bisa juo. Misal, kok ado nan tasasek, tunjuakan arah nan batua. Kok batanyo tampek makan, tunjuakan nan lamak. Kok batanyo tampek bafoto, tunjuakan nan rancak,” ajak Novrial.

Bagaimanapun, Novrial menggarisbawahi, sikap terbuka dan ramah yang ditampilkan hendaknya tidak sampai menggerus nilai-nilai norma dan kearifan lokal yang telah mengakar dalam keseharian warga.

Dijelaskannya, ramah bukan berarti tidak peduli pada hal yang bertentangan dengan norma masyarakat. Terbuka dan siap melayani tak sama dengan membiarkan perilaku-perilaku tak patut, apalagi merusak, dilakukan pengunjung sembari berwisata di Kota Pariaman.

“Harus kito jago, jan sampai ado ekses buruk, misalnyo nanti narkoba,” pungkasnya. (humas sumbar/fardi)