Ketua Kerapatan Adat Nagari Talu Akui Belum Bisa Berbuat Banyak

BIJAKONLINE.COM (Pasaman Barat)–Tahun ke XI memangku jabatan Tuanku Bosa, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Talu, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) Dr. Fadlan Maalip Tuanku Bosa XIV, terus pacu beragai bidang perekonomian dan adat, dengan harapan anak cucu kemanakan dapat sejahtera dan paham dengan Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah.

“Tahun ini jadwal saya sangat padat sebab saya memasuki tahun ke XI memangku jabatan Tk Bosa, namun apa yang di harapkan di beberpa bidang adalam memajukan dan mensejahterakan cucu kemanakan masih belum memadai,” Kata Tk Bosa Dr. Fadlan Maalip, pada media Bijakonline.com, Rabu (16/5/2018) di ruang kerjanya.

Dikatakan, sebagai yang didahulukan salangkah di tinggikan saranting mempunyai anak cucu kemanakan, tentunya sudah mempunyai beban di pundak dalam mensejahterakan anak cucu kemanakan.

“Kita bukan saja mengkaji di bidang adat akan tetapi dari seluruh lini dengan harapan anak cucu kemanakan kita dapat sejahtera baik dari segi perekonomian maupun dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Dari segi ekonomi, lanjutnya, sudah berjalan dengan memasang plakat kesepakatan bersama dengan kebijakan dua nagari, Nagari Talu dan Nagari Sinuruik, agar minimal masyarakat dapat turun ke sawah 3 kali dalam setahun.

Selain itu, lanjut Tk Bosa, Insyaalalh nanti malam sudah melakukan safari ramadhan sekaligus ia juga akan mensosialisasikan untuk anak cucu kemanakannya memberikan lahan perkebunan tanah ulayat sekita 1 hektar per Kepala Rumah tangga, di perkirakan sekitar 800 KK, demi untuk kesejahteraan anak cucu kemanakan.

Selain tanah perkebunan, juga akan di lakukan cetak sawah baru di tonang untuk di bagikan terhadap anak cucu kemanakan sehingga Talu betul-betul menjadi lumbung padi untuk Pasaman Barat,

“Kita akan Talamau ini sebagai lumbung padi Pasaman Barat, kita memui dengan menjadikan lahan sawah yang terdekat, seperti di dekat Rumah Gadang sebagai sawah penangkal benih,” katanya.

Kedepan, lanjut Tk Bosa, menyongsong Porprov tahun 2010, Pasaman Barat sebagai tuan rumah, ia akan mengusulkan terhadap Pemerintah Daerah agar membangun Stadion olahraga Mini di sebelah rumah gadang tersebut.

Selain itu ia berharap kegigihan yang di lakukannya tersebut adalah dengan harapan anak cucu kemakannya dapat sejahtra dan paham dengan adat basandi sarak sarak basandi kita bullah.(arafat)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *