Pemko Pariaman Sosialisasi Program Keluarga Harapan

TABLOIDBIJAK.COM (Kota Pariaman)—Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kota Pariaman Tahun 2018, mendapatkan pencerahan dari Pemko Pariaman, tentang Program Keluarga Harapan (PKH) di Balairung Wali Kota Pariaman, Senin (14/5/2018). Acara sosialisasi itu dihadiri sekitar 600 orang Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman mengatakan pencairan dana PKH ini sekali 3 bulan dalam setahun, jumlah nominal yang diberikan Rp.1.890.000 pertahun dan dibagikan melalui rekening masing-masing penerima. Setiap triwulannya KPM akan menerima Rp. 500 ribu rupiah sampai triwulan ketiga dan 380 ribu rupiah pada triwulan keempat.

Mukhlis Rahman menegaskan PKH merupakan Program dari Kementerian Sosial RI yang sudah dilaksanakan di Kota Pariaman sejak tahun 2013 hingga sekarang.

“Masyarakat Kota Pariaman harus mengerti dengan bantuan sosial diterimanya. Program PKH ini merupakan program dari pusat untuk Kota Pariaman. Selagi masih ada program PKH ini di pusat maka program ini juga akan tetap ada di kota ini”, tegasnya dihadapan 600 KPM yang hadir.

Menurut Mukhlis Rahman, Program PKH harus ada perbaikan kesejahteraan hidup. “Penerima bantuan sosial harus ada perbaikan kesejahteraan hidupnya, harus merubah niat untuk tidak menjadi penerima bantuan sosial di masa yang akan datang”, ungkapnya sambil memotivasi.

Ditambahkan, pada daerah lain, lima orang KPM telah diberikan penghargaan oleh Kemensos atas keberhasilan mereka keluar dari program PKH dan mereka sudah memiliki usaha sendiri. Saya berharap ke depan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat di Kota Pariaman”, sambungnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Pariaman, Afnil mengatakan, program PKH sejak tahun 2013 hingga tahun 2018 terdapat 2500 KPM dari empat Kecamatan yang ada di Kota Pariaman.

Afnil menjelaskan, jumlah anggaran dana PKH yang telah dicairkan mulai dari tahun 2013 sampai sekarang adalah lebih kurang sekitar 10 milyar rupiah. (mc/amir)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *