Erwin Yunaz : Tanpa Pendidikan Akhlak yang Baik Sulit Ditemukan

BIJAK ONLINE (PAYAKUMBUH)—Wakil Walikota Payakumbuh H. Erwin Yunaz, mengatakan, pentingnya pendidikan terutama pendidikan agama bagi anak-anak kita. Tanpa ada pendidikan, kesuksesan sulit untuk kita peroleh, akhlak yang baik sulit ditemukan.

“Di Australia orang tua takut anaknya tidak pandai berbaris dari pada tidak pandai membaca. Kenapa? Karena kalau tidak pandai membaca banyak tempat bimbel, tempat kursus, tapi kalau tidak pandai berbaris, tidak ada tempat kursusnya, “ujar Erwin Yunaz ketika menghadiri wisuda akbar SDIT Mutiara Hati Fullday School Kota Payakumbuh tahun pelajaran 2017/2018, di aula SMK 2 Kota Payakumbuh, Kamis (10/5).

Kalau anak kita mengerti dan pandai berbaris, dia tahu siapa yang di depannya, siapa yang dibelakangnya, siapa samping kanan dan kirinya, mengerti dengan alam sekitarnya. Pandai berteman, tidak mementingkan diri sendiri, tinggi ilmu sosialnya.

Erwin mengajak para wali murid dan guru untuk senantiasa membimbing, mengajarkan dan menanamkan kepada anak-anak rasa bertetangga, rasa bersaudara serta peduli dengan lingkungan sekitar.

“Kita ajarkan anak kita sadar lingkungan, sadar sosial. Sebab pengaruh ini (Erwin sambil mengangkat HP nya -red) sangat merusak rasa sosial. Orang kalau asyik dengan HP lupa sekitarnya, banyak sekarang yang tidak kenal dengan tetangganya. Oleh karena itu mari serahkan anak-anak kita ketempat pendidikan yang banyak memberikan pelajaran Agama dan yang tinggi rasa sosialnya,” terang Erwin.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Ketua DPRD kota Payakumbuh Suparman sekaligus pendiri Yayasan Mutiara Hati turut mengikuti kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah, Kementerian Agama, Komite Sekolah, para Guru, Orang tua dan yang terkait ikut menyukseskan acara wisuda ini.

“Sebagai salah seorang yang ikut mendirikan Yayasan Mutiara Hati ini, saya merasa bangga dengan kemajuan sekarang ini. Dulu awal berdirinya Mutiara Hati ini, muridnya sedikit, tempatnya numpang atau ngontrak, sekarang, Alhamdulillah muridnya membludak, sekolahnya sudah milik sendiri,” ucap Suparman.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MUI Kabupaten Lima Puluh Kota H.Syarijon, Dewan pembina Yayasan Mutiara Hati Ustaz H.Ahmad Mauldi LC, MA, Ketua Yayasan, Kepala Sekolah, Badan Pengawas dari Kemenag Kota Payakumbuh, Ketua Komite, Majlis Guru, Para orangtua wali murid dan undangan lainnya. (ada)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *