Rumah Hafiz Qur’an Kecamatan Sungai Limau akan Wisuda 100 Santrinya

TABLOIDBIJAK.COM (padang Pariaman)—Rumah Hafiz Qur’an (HFQ) Kecamatan Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, bakal melaksanakan wisuda santrinya sebanyak 100 orang, putra dan putri yaitu Hafiz 1-4 juz.

Hal itu diungkapkan Ketua Panitia Wisuda Santri Rumah Hafiz Qur’an (HFQ) Sungai Limau, Sutan Yardi, S.Ag, M.Hum kepada media ini, Rabu (9/5/2018) di Mushalla Kamenag Padang Pariaman, Kiambang, usai bincang-bincang sesudah zuhur.

Menurut Yardi, wisuda ini akan dilaksanakan Sabtu (12/5/2018) di Masjid Raya Pasar Sungai Limau dan bakal dihadiri Gubernur Sumatera Barat, Prof. Dr. Ir. Irwan Prayitno, Bupatio Padang Pariaman, Drs. H. Ali Mukhni dan Kepala Kantor Kementerian Agama Padang Pariaman, Dr. H. Helmi Khatib dan sejumlah undangan lainnya, termasuk perwakilan perantau Ikatakan Perantau Sungai Limau (IKPS) dari Jakarta.

Dijelaskan, anak-anak hafiz yang bakal diwisuda itu, dari tingkat SD, SLTP dan SLTA utusan rumah-rumah hafiz yang terletak di Nagari Pilubang (6) buah rumah hafiz dan Nagari Kuranji Hilir 4 buah rumah hafiz dengan jumlah guru pembimbing 10 orang.

Lebih jauh disampaikan Yardi, teknis belajar hafiz qur’an ini, hanya tatap muka 2x seminggu dengan pembimbing dan sekaligus menstorkan hafalan yang telah dihafalnya di rumah masing-masing. Kegiatan ini didukung penuh oleh Perantau Sungai Limau dengan cara memberikan bantuan honor untuk guru pembimbing Rp. 800 ribu rupiah perbulan.

Sedangkan santri hafiz diberikan bantuan oleh perantau, uang SPP pada sekolah santri belajar, seperti SD, SLTP dan SLTA. “Insha Allah, bagi yang 100 orang wisuda, akan diberikan bantuan berupa tas sekolah dari perantau.

“Bantuan ini hanya sebagai perangsang untuk memotivasi santri dalam belajar hafiz,” tutur mantan anggota DPRD Padang Pariaman periode 2004-2009 dari Partai PKS ini.

Ditambahkan Yardi, bila diperhatikan anak-anak hafiz tingkat kecerdasannya cukup tinmggi dan akhlak budi pekertinya sangat menyenangkan, baik di tengah masyarakat atau pun dalam rumah tangga sendiri.

“Kita yakin dan percaya, salah satu langkah untuk menjadikan generasi muda ke depan bebas dari pengaruh kejahatan seperti kenakalan remaja dan narkoba adalah dengan belajar dan hafiz Qur’an,” ,ucap suami Zaitun ini. (amir)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *