Wagub Sumbar Lepas 10 Perguruan Tinggi yang Ikut KKN-PPM

TABLOID BIJAK (Padang)–Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, menghadiri acara serah terima dan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelaan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Perguruan Tinggi se-Sumatera Barat yang berthema”Merajut Sinergi Perguruan Ttinggi untuk Kejayaan Negeri di Sumatera Barat, di Gedung Serba Guna Universitas Islam Negeri, Senin, 7 Mei 2018.

“Hari ini ananda akan kami lepas, 3 kewajiban mahasiswa pertama pendidikan dan pembelajaran, kedua, penelitian dan pengembangan, ketiga, pengabdian masyarakat,” kata Wagub Sumbar Nasrul Abit ketika memberikan kata sambutan.

Menurut Nasrul Abit, dalam pengabdian masyarakat, para mahasiswa akan disebar di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. “Untuk itu ananda jangan merasa mempunyai kelebihan banyak dari orang kampung, karena ananda mahasiswa barangkali ketemu dengan orang kampung, kita semua ada sehingga menganggap orang kampung itu rendah,” ujar mantan Bupati Pessel dua periode tersebut.

Kemudian Wagub Sumbar Nasrul Abit mengingatkan mahasiswa, serta memberikan tentang bagaimana memberikan pencerahan, bagaimana ilmu yang didapat di berikan kepada masyarakat untuk mereka bisa gunakan. “Saya berpesan, bagaimana memotifasi anak-anak SMP bisa masuk ke SLTA, dari SLTA dibagi dua ananda jelaskan, banyak sekarang tidak jelas dan terserah anaknya saja dan begitu juga dengan keluarga karena memang tidak punya pengetahuan,” ujar Ketua Partai Gerindra Sumbar ini.

Selnjutnya, kata Nasrul Abit, sebagai mahasiswa jangan merasa rendah diri, jangan sombong dan jangan lupa kewajiban selaku umat Islam.

Selain itu, Rektor UIN Iman Bonjol Padang Dr H. Eka Putra Wirman, MA., menyampaikan atas nama pimpinan UIN mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk menjadi tuan rumah pelepasan mahasiswa KKN-PPM tahun ini, dan ini merupakan yang kedua kalinya.

Menurut Eka Putra Wirman, KKN tahun ini di ikuti 10 perguruan tinggi, baik keagamaan maupun perguruan tinggi umum lainya baik itu negeri maupun swasta, dan mudah-mudahan ditahun depan jumlahnya bertambah.

“Harapan kami Gubernur dan wakil gubernur, Bupati dan Walikota dapat meningkatkan kerjasama dam menfasilitasi kegiatan ini dengan mensergikan dengan program pembangunan dinagari, didaerah, dan dimana KKN itu dilaksanakan,” ujar Eka Putra Wirman, sembari menambahkan, sehingga KKN memberikan dampak yang positif dan efektif, oleh karena itu kita juga berharap agar para rektor, perguruan tinggi dapat memberikan landasan iformal dalam bentuk melakukan MoU dengan pimpinan daerah, baik Bupati maupun Walikota se Sumatera Barat.

KKN dilaksanakan diseluruh Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat, dan untuk UIN Imam Bonjol Padang meaksanakan KKN di 5 Kabupaten Kota yaitu Solok Selatan, Pesisir Selatan, Tanah Datar, Pesaman Barat, dan Agam.

“Besar harapan kita agar mahasiswa dapat bersinergi dengan masyarat dimana KKN itu dilaksanakan, dan kegiatanya mungkin akan disusun dilokasi, mahasiswa akan menyerap apa kebutuhan dari masyarakat kita dan kemudian mendiskusikan secara bersama-sama dengan masyarakat apa kegiatan yang akan dilaksanakan,” ujar Eka Putra Wirman sembari menambahkan sehingga KKN ini benar-benar bisa memberikan pembelajaran dan bisa memperdayakan masyarakat di dalam berbagai aspek sosial.

Selain itu, laporan dari panitian menyampaikan KKN-PPM tahun 2018 diikuti oleh 10 perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa sebanyak 12.582 orang, di 12 Kabupaten dan 6 Kota se-Sumatera Barat.

Selanjutnya, 10 perguruan tinggi yaitu, Universitas Andalas Padang, Universitas Islam Negeri, Institut Agama Islam Negeri Batu Sangkar, Universitas Bung Hatta Padang, Universitas Eka Sakti Padang, Universitas Taman Siswa Padang, Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Universitas Muhammadiyyah Padang, Sekolah Tinggi Agama Islam Pengembangan Ilmu Al-Quran Padang, Institut Agama Islam Negeri Bukittinggi. (fardi)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *