Baharuddin Dukung Aspirasi Masyarakat yang Minta Sekda Pasbar Diganti

BIJAKONLINE.COM. (Pasaman Barat)—Mantan Bupari Pasaman Barat, Baharuddin merasa terpanggil melihat aksi masyarakat dan mahasiswa yang minta Sekretaris Daerah diganti, karena kinerjanya dinilai sudah melebihi kewenangannya.

“Kalau ini terus dibiarkan maka berbagai harapan masyarakat kedepan terkait kemajuan Pasbar tidak akan terrealisasi, serta tidak ada ketenangan para OPD dalam menjalankan tugas mereka,”  kata mantan orang nomor satu Pasaman Barat itu di tengah kerumunan awak media di halaman kantor Bupati Pasbar, Senin, 30 April 2018.

Menurut Baharuddin, dirinya merasa terpanghil setelah melihat aksi masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Bersatu Pasaman Barat dan menyempatkan hadir sebagai masyarakat biasa di tengah kerumunan massa.

“Saya lihat dan nilai, dalam roda pemerintahan yang tengah berjalan terjadi  dua kekuatan, yakni kekuatan bupati dan kekuatan Sekda, sehingga menimbulkan kesalahan fatal dalam perjalanan roda pemerintahan.”Disini sikap bupati sangat di pertanyakan dalam mengatur perangkatnya, dan seharusnya bupati harus menekan dan bertindak tegas terhadap sekdanya, agar tidak terjadi penyimpangan wewenang jabatan,” kata purnawirawan polisi ini.

Dampak negatifnya, kata Baharuddin, membuat para OPD  tidak nyaman dalam bekerja, karena bupati kurang bijak dalam menangani sekdanya. “Masyarakat hanya menginginkan kenyamanan dan diayomi, tidak ingin melihat dan mendengar kepala dinas yang arogan terhadap bawahannya,” katanya lagi.

Kemudian, bupati harus jeli dan bersikap tegas menyikapi tuntutan masyarakatnya ini.”Jika tidak akan berimbas terhadap dirinya sendiri. Apa lagi saya mendengar fungsi wakil bupati tidak berjalan, diduga selalu dikangkangi oleh sekda,” ungkapnya.

Melihat perjalanan pemerintahan dapat dinilai sekda tidak menghargai wakil bupati sebagai orang kedua tertinggi dipemerintahan Pasbar.”Apalagi kunci jalannya roda pemerintahan adalah saling menghargai, sehingga tidak membuat tatanan roda pemerintahan saling tumpang tindih, dan akan berakibat kehancuran Pasbar.

“Saya berharap, bupati dan wakil bupati Pasbar dapat saling bersinergi dalam memberikan yang terbaik untuk kemajuan Pasaman Barat, sehingga masyarakat merasa terayomi,” tuturnya. (Arafat).